Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tokoh Publik

Pidato Kerap Bikin Gaduh, Pengamat Sarankan Pemeriksaan Kejiwaan Presiden Prabowo

  Tanyaislamyuk - Pengamat politik Rizal Fadillah mengkritik pernyataan Presiden Prabowo yang dianggap bisa memicu polemik di masyarakat. Menurut pemberitaan democrazy.id (17/8/2026), dua pernyataan Prabowo tentang penggilingan padi dan Ibu Susanah dinilai tidak sepele dan perlu klarifikasi lebih lanjut. Rizal bilang, "Pernyataan seorang kepala negara semestinya didukung data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik." Rizal mengusulkan pemeriksaan kejiwaan untuk Prabowo agar pernyataannya lebih akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman publik. Menurutnya kesalahan dalam menyampaikan informasi terjadi secara berulang, oleh karena itu dirinya menyarankan agar kondisi Presiden diperiksa. “Ada usul segera periksa kejiwaan Presiden, sebab terjadi kesalahan berulang,” imbuhnya. Ia pun mengingatkan bahwa saat berbicara di depan publik, pernyataan harus didukung oleh data yang akurat. Hal ini penting untuk mencegah keraguan dan s...

Belum Lama Mualaf, Willie Salim Kini Dipanggil “Gus” Karena Jadi Anak Angkat Kiai

  Tanyaislamyuk - Kreator konten Willie Salim akhirnya mengungkap cerita di balik panggilan 'Gus' yang selama ini melekat pada namanya.  Bukan sekadar sapaan dari penggemar, panggilan tersebut ternyata memiliki cerita tersendiri yang bermula dari kunjungannya ke Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon, sekitar satu tahun lalu. Willie mengungkapkan, saat pertama kali datang ke pesantren tersebut, dirinya mendapat sambutan khusus dari pengasuh pondok pesantren, KH. Imam Jazuli.  Tak disangka, pertemuan tersebut kemudian membuat hubungan Willie dengan keluarga pesantren semakin dekat.  “Lalu aku dijadikan anak angkat oleh Ayahanda KH. Imam Jazuli dan memberikan panggilan ‘Gus’,” tulis Willie Salim melalui Instagram, Selasa (18/8/2026). Sejak saat itu, sapaan 'Gus Willie Salim' mulai digunakan dan akhirnya semakin dikenal publik.  Willie pun kembali mengunjungi Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon, untuk menghadiri sebuah acara. “Setahun berlalu, hari ini ...

Rocky Gerung: Presidennya Omon-omon, Wapresnya Gak Bisa Ngomong, Menterinya Asal Ngomong, DPRnya Cuma Bisa Ngomong, Rakyatnya Dilarang Ngomong. Potret Negeri Wakanda

  Tanyaislamyuk - Pernyataan-pernyataan tajam Rocky Gerung kembali menjadi bahan perbincangan publik. Gaya kritiknya yang dikenal lugas dan satir kerap menyasar cara pemerintah menjalankan kekuasaan, kualitas komunikasi pejabat negara, hingga ruang kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Salah satu ungkapan yang kemudian ramai dikaitkan dengan kritik terhadap kondisi politik Indonesia adalah gambaran tentang sebuah negeri yang para pejabatnya banyak berbicara, tetapi masyarakat justru merasa semakin sulit menyampaikan kritik. Ungkapan tersebut juga memunculkan kembali istilah “omon-omon” , yang sebelumnya memang menjadi populer dalam perdebatan politik Indonesia. Istilah itu mencuat dalam debat Pilpres 2024 dan digunakan Prabowo Subianto ketika menanggapi kritik Anies Baswedan. Kritik Terhadap Cara Pejabat Berkomunikasi Kritik seperti “menterinya asal ngomong” pada dasarnya menggambarkan keresahan publik terhadap pernyataan pejabat yang dianggap tidak selalu sejalan deng...

Ada Ibu Hamil Meninggal Karena Jalan Rusak, Prabowo Minta Ambulans Udara dan Dokter Terbang

  Tanyaislamyuk - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai penguatan layanan kesehatan melalui ambulans udara dan pengerahan tenaga dokter mendapat perhatian publik. Di tengah persoalan akses kesehatan di sejumlah daerah terpencil, sebagian warganet justru mempertanyakan apakah solusi tersebut sudah menjawab akar persoalan, yakni buruknya infrastruktur jalan. Perdebatan itu kembali ramai setelah muncul berbagai pemberitaan mengenai warga di daerah terpencil yang kesulitan mencapai fasilitas kesehatan akibat jalan rusak. Salah satu kasus yang menjadi sorotan terjadi di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Pada Mei 2026, seorang ibu hamil bernama Tuti Br. Daulay harus ditandu warga selama sekitar enam jam melewati medan yang sulit karena akses jalan menuju wilayahnya tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, ibu tersebut akhirnya berhasil melahirkan, tetapi bayinya meninggal dunia. Kondisi serupa juga pernah terjadi di sejumlah wilayah lain. Di...

Menteri Koperasi Sebut Ternyata Ide Lahirnya Kopdes Karena Presiden Prabowo Dapat “Wangsit”

  Tanyaislamyuk - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa gagasan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berawal dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang, menurutnya, mengaku mendapat “wangsit” untuk membentuk koperasi di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan Ferry saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal pada Kamis (16/7). Ferry menjelaskan, istilah “wangsit” yang disampaikan Presiden bukan dimaksudkan sebagai sesuatu yang mistis. Menurutnya, gagasan tersebut memiliki landasan historis dan akademis yang merujuk pada Pola Pembangunan Semesta Berencana periode 1947–1959 yang memuat konsep pembangunan berbasis kawasan pedesaan dengan koperasi sebagai instrumen penggerak ekonomi masyarakat. Ia juga menyebut kebijakan tersebut kemudian diwujudkan melalui Instruksi Presiden Nomor 9 tentan...

Pria Mualaf ini Dapat Membuktikan Bahwa Kekristenan Lebih Kejam Daripada Islam dan Bahwa Media Telah Mencuci Otak Masyarakat

  Tanyaislamyuk - Dalam beberapa kontennya, Canyon Mimbs mengajak publik untuk mempertanyakan bagaimana media membentuk persepsi masyarakat mengenai hubungan antara agama dan kekerasan. Sebagai seorang mualaf asal Amerika Serikat, ia kerap membahas sejarah Kekristenan, Islam, serta bagaimana kedua agama tersebut dipersepsikan di dunia modern. Menurut Canyon Mimbs, banyak orang tumbuh dengan anggapan bahwa Islam identik dengan kekerasan. Ia berpendapat bahwa persepsi tersebut tidak terlepas dari pemberitaan media selama bertahun-tahun yang lebih sering menyoroti aksi terorisme yang mengatasnamakan Islam dibandingkan konteks sejarah yang lebih luas. Ia mengajak audiens untuk mempelajari sejarah dari berbagai sumber sebelum mengambil kesimpulan. Dalam sejumlah videonya, ia juga menyinggung berbagai peristiwa sejarah yang melibatkan institusi atau kelompok yang mengatasnamakan Kekristenan, seperti perang agama, kolonialisme, maupun penganiayaan terhadap kelompok tertentu. Menurutnya, ...

Kementrian Agama Akan Memasukkan Materi Pencegahan LGBT ke Kurikulum

  Tanyaislamyuk - ementerian Agama akan memasukan materi edukasi pencegahan penyebaran lesbian, gay, bisexual, transgender, and queer (LGBTQ) dalam kurikulum pendidikan agama dan keagamaan. Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i mengklaim materi dalam kurikulum tersebut penting agar respons Kementerian Agama terhadap fenomena LGBTQ tidak hanya berupa pernyataan sikap, tetapi menjadi kerja kelembagaan yang sistematis.

Rocky Gerung: Polisi Kita Sambo, Jaksa Kita Febri, KPK Kita Firli Bahuri, Hakim MK Paman Usman, Napi Kita Gayus Tambunan yang Bisa Jalan-jalan ke Bali. Trus Rakyatnya Disuruh Taat Hukum?

  Tanyaislamyuk - Pernyataan kontroversial kembali dilontarkan oleh pengamat politik Rocky Gerung. Dalam sebuah diskusi publik, ia melontarkan kalimat yang langsung memicu perdebatan luas di media sosial: "Polisi kita Sambo, jaksa kita Febri, KPK kita Firli Bahuri, hakim MK Paman Usman, napi kita Gayus Tambunan yang bisa jalan-jalan ke Bali. Terus rakyatnya disuruh taat hukum?" Kalimat tersebut merupakan bentuk kritik terhadap berbagai peristiwa yang pernah menjadi sorotan publik terkait institusi penegak hukum di Indonesia. Dengan menyebut sejumlah nama yang pernah dikaitkan dengan kontroversi, Rocky berusaha mempertanyakan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum. Kritik terhadap Integritas Lembaga Pesan utama yang ingin disampaikan bukan semata-mata menyerang individu tertentu, melainkan mempertanyakan bagaimana masyarakat dapat memiliki kepercayaan penuh kepada penegakan hukum apabila berbagai kasus yang melibatkan aparat dan pejabat negara terus bermunculan. ...

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Tak Sepakat LGBT “Diperangi”, Dorong Pendekatan Edukasi

  Tanyaislamyuk - Sebelum bahas soal LGBT, yang menurut Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita paling penting justru cara menyikapinya. Ia mengaku tidak sependapat dengan pendekatan "memerangi" LGBT sebagaimana muncul dalam Perpres Nomor 111 Tahun 2025 yang memasukkan LGBT sebagai ancaman non-militer. Menurut Amithya, pemerintah sebaiknya lebih fokus pada edukasi yang komprehensif, bukan sekadar imbauan. "Kalau hanya imbauan, saya kira kurang kuat. Harus ada edukasi yang jelas kepada masyarakat, dan skemanya perlu didiskusikan bersama," ujarnya. Edukasi yang dimaksud mencakup pemahaman tentang LGBT, dampaknya, hingga berbagai konsekuensi yang perlu diketahui masyarakat. Ia menilai masyarakat berhak mendapatkan informasi yang utuh agar bisa memahami isu tersebut dengan baik. Menurutmu, apakah pendekatan edukasi lebih efektif dibanding pendekatan yang bersifat represif dalam menyikapi isu seperti ini?

Prabowo: Saya Punya DNA India, Makanya Kalau Setiap Dengar Lagu India Langsung Joged

  Tanyaislamyuk - Presiden Prabowo Subianto mengaku dirinya punya DNA India. Oleh sebab itu, Prabowo bercerita setiap mendengar lagu India selalu ingin berjoget. Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan di acara komunitas India yang dihelat di JCC, Jakarta, Selasa (7/7). Perdana Menteri India Narendra Modi hadir di acara ini. Prabowo kemudian mengatakan saat acara jamuan makan malam di Istana bersama Modi, para menterinya ikut bernyanyi dan menari. "Anda tahu jamuan makan kenegaraan, sangat formal. Mungkin kebanyakan dari mereka juga memiliki DNA India," ucap Prabowo.

Setelah Hijrah dan Mendalami Agama Islam, Celine Memilih Sekolahkan Anak Sulungnya di Pesantren

  Tanyaislamyuk - MasyaAllah, perjalanan hijrah membawa ketenangan baru bagi Celine Evangelista. Setelah mendalami Islam, Celine memutuskan mengantarkan putri sulungnya menuntut ilmu di pesantren. Dalam unggahannya, Celine mengaku keputusan tersebut bukanlah hal yang mudah. Namun, ia memilih merelakan demi berharap sang anak tumbuh lebih dekat kepada Allah, lebih mandiri, berilmu, dan berakhlak mulia.

Menteri Agama Sebut: Pesantren Jadi Benteng Karakter Bangsa, Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat

  Tanyaislamyuk - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter bangsa. Hal tersebut disampaikan Menag saat menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning di Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Sabtu (4/7/2026). “Pesantren itu bukan hanya mendidik umat Islam, kehadiran pondok pesantren juga untuk membina kemanusiaan,” ujar Nasaruddin Umar dilansir dari situs Kemenag.go.id. “Baru-baru ini ada profesor dari Inggris, pakar pendidikan, yang meneliti pondok pesantren di Indonesia. Kesimpulannya, lembaga pendidikan paling modern dan berperspektif ke depan adalah pondok pesantren,” tegasnya. Melalui pola pendidikan berasrama, para santri tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga dibiasakan mengamalkan nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. “Sekolah yang paling aman dunia akhirat itu adalah pesantren. Rusaknya anak remaja kita saat ini sering kali karena kontradik...

Presiden Prabowo Subianto Resmi Menetapkan LGBT Sebagai Ancaman Negara

  Tanyaislamyuk - Presiden Prabowo Subianto resmi mengesahkan Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025 yang menetapkan berbagai ancaman nonmiliter terhadap ketahanan negara untuk periode 2025-2029. Regulasi ini mencakup ancaman berbasis ideologi, penyalahgunaan teknologi, hingga fenomena sosial-budaya yang dinilai dapat mengganggu stabilitas nasional. Dalam lampiran Perpres tersebut, fenomena LGBTQ resmi dikategorikan sebagai salah satu ancaman nonmiliter di bidang sosial dan budaya. Posisinya ditempatkan sejajar dengan isu krusial lain, seperti terorisme, radikalisme, separatisme, krisis ekonomi, narkotika, judi online, pinjol ilegal, hingga ancaman siber. Kebijakan ini diterbitkan sebagai panduan strategis bagi seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan modern yang tidak lagi terbatas pada aspek militer. Langkah ini pun menuai beragam reaksi publik, termasuk dukungan dari sejumlah ormas yang menilainya sebagai upaya memperkuat ketahanan bangsa....

Ustadz Abdul Somad Mendapat Hadangan Warga yang Menolak Kehadirannya di Kutai Barat Saat Bersafari Dakwah

  Tanyaislamyuk - Rombongan Ustaz Abdul Somad (UAS) dilaporkan sempat dihadang oleh sejumlah warga di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, pada Sabtu (4/7/2026). Penghadangan tersebut diduga berkaitan dengan penolakan terhadap agenda kedatangan UAS. UAS diketahui dijadwalkan mengisi kegiatan safari dakwah di Masjid Al Muttaqin Islamic Center. Hingga saat ini, situasi di lokasi masih terus dipantau dan belum ada informasi resmi lebih lanjut terkait perkembangan kejadian tersebut.

Putra Mahkota Dubai Mengganti Istilah “Ibu Rumah Tangga” Jadi “Pembentuk Generasi”

  Tanyaislamyuk - Pemerintah Dubai resmi mengumumkan langkah simbolis untuk menghormati peran para ibu. Atas arahan Putra Mahkota Dubai, Sheikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum, istilah “housewife” dalam dokumen dan administrasi pemerintah akan diganti menjadi “Generation Shaper” atau “Pembentuk Generasi”. Perubahan ini dimaksudkan sebagai bentuk penghargaan atas peran besar seorang ibu dalam membesarkan, mendidik, dan membentuk karakter generasi masa depan.  Sebuah pengingat bahwa tugas seorang ibu bukan sekadar mengurus rumah, tetapi juga membangun peradaban melalui pendidikan anak-anaknya.

Ketua MUI K.H. Anwar Iskandar Beberkan 3 Alasan Indonesia Harus Tolak Legalisasi LGBT

  Tanyaislamyuk - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, meminta pemerintah tetap berpegang pada konstitusi dan nilai-nilai yang berlaku di Indonesia dalam menyikapi isu LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Ia berharap Indonesia tidak mengikuti sejumlah negara yang telah melegalkan pernikahan sesama jenis. Menurut Kiai Anwar, Indonesia sebagai negara yang menjunjung nilai-nilai agama memiliki landasan yang berbeda dalam memandang persoalan tersebut. Ia menilai praktik pernikahan sesama jenis tidak sejalan dengan norma yang dianut mayoritas masyarakat Indonesia. Kiai Anwar juga menilai regulasi di Indonesia telah memberikan landasan yang jelas terkait perkawinan. Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang mengatur bahwa perkawinan yang diakui negara adalah antara seorang laki-laki dan seorang perempuan. Lebih lanjut, MUI berencana memperkuat koordinasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam untuk menyosialisasi...

Menteri HAM Natalius Pigai Sebut: Masyarakat Indonesia Belum Siap Terima LGBT

  Tanyaislamyuk - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyatakan bahwa masyarakat Indonesia saat ini dinilai belum siap menerima LGBT sebagai kelompok yang diakui secara sosial maupun melalui regulasi. Pernyataan tersebut disampaikan berdasarkan pandangannya terhadap kondisi sosial masyarakat serta hasil survei yang menurutnya telah dilakukan selama bertahun-tahun. Meski demikian, Pigai menegaskan bahwa negara tetap berkewajiban menjamin hak-hak dasar setiap warga negara tanpa memandang orientasi seksual. Menurutnya, hak atas pekerjaan, pendidikan, dan penghidupan yang layak harus tetap diberikan kepada seluruh warga negara sesuai konstitusi. Pigai juga berpandangan bahwa pendekatan terhadap isu LGBT perlu mempertimbangkan norma, hukum, serta dinamika sosial yang berlaku di Indonesia. Pernyataannya pun memicu beragam tanggapan dan kembali membuka diskusi publik mengenai isu tersebut.

Asisten Pribadinya Pernah Sebut Prabowo Bisa Bicara Dengan Nyamuk dan Semut

  Tanyaislamyuk - Salah satu sekretaris pribadi  Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah, menceritakan bagaimana kehidupan pribadi Prabowo yang tak banyak diungkap ke media. Salah satunya, kata Rizky, adalah klaim fakta bahwa Prabowo bisa berkomunikasi dengan hewan. Hal tersebut dikatakan Rizky lewat akun Instagramnya, rizky_irmansyah, di salah satu unggahan postingannya pada Kamis (25/4/2019) pagi, sekitar pukul 11.00 WIB. "Pak Prabowo memang penyayang hewan, mungkin sahabat belum tahu, bahwa Pak Prabowo bisa berkomunikasi dengan hewan. Kok bisa?," katanya lewat postingan itu. Rizky bercerita, pernah suatu ketika saat sarapan pagi, ikan salmon yang akan dimakan oleh Prabowo Subianto sudah dikerubuti oleh semut-semut. Rizky awalnya berniat untuk mengambil salmon tersebut dan digantikan dengan yang baru. "Kemudian Pak Prabowo mencegah, lalu mengambil piring salmon yang di keburuti oleh semut2 tadi," kata Rizky. "Semut, saya mau makan, tolong kamu jangan disini," ...

Sambil Injak Kepala Banteng, Jokowi Mendapat Gelar Baginda Pemuka Bangsa di Lampung

  Tanyaislamyuk - Joko Widodo resmi menerima gelar adat Baginda Pemuka Bangsa dari masyarakat Lampung Pepadun saat melakukan kunjungan ke Kota Bandar Lampung, Sabtu (27/6). Gelar tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya memimpin Indonesia selama dua periode. “Baginda pemungsaan dan penghormatan beliau adalah Presiden RI yang ke-7 Muka bangsa. Kita punya doa yang paling banyak biar tahu tadi sudah kita sampaikan tapi beliau sukses menjadi presiden 10 tahun penilaian kita baik, secara budaya baik”, ucap Tokoh Adat Lampung Pepadun Sultan Seghayo Dipuncak Nur. Sementara itu Jokowi mengungkapkan terima kasih atas pemberian gelar yang diberikan padanya. “Saya sekali lagi ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penerimaan pada pagi hari ini,” katanya.

Untung Budiharto, Resmi Jadi Dirut ANTAM yang Kini Bergaji Ratusan Juta Meski Pernah Divonis Dalam Kasus Penculikan Aktivis 1998

  Tanyaislamyuk - Penunjukan Untung Budiharto sebagai Direktur Utama ANTAM kembali memicu perbincangan publik terkait rekam jejaknya dalam kasus penculikan aktivis 1997–1998. Nama Untung kembali ramai dibahas di media sosial setelah eks Relawan Prabowo-Gibran Ginka Febriyanti di angkat menjadi Komisaris Pertamina Retail, warganet kembali mengungkit pengangkatannya di perusahaan tambang pelat merah tersebut dengan keterlibatannya dalam Tim Mawar Kopassus pada masa Orde Baru. Dalam unggahan yang viral, warganet menyoroti perjalanan karier Untung yang terus meningkat setelah menjalani hukuman penjara terkait kasus penculikan aktivis. Setelah sempat divonis Mahkamah Militer, Untung diketahui kembali berkarier di lingkungan TNI hingga menjabat Pangdam Jaya, memperoleh kenaikan pangkat kehormatan menjadi letnan jenderal pada 2025, dan kemudian ditunjuk sebagai Direktur Utama ANTAM pada akhir tahun yang sama. Sorotan publik tidak hanya tertuju pada pengangkatannya, tetapi juga pada nasib ...