Tanyaislamyuk - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa gagasan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berawal dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang, menurutnya, mengaku mendapat “wangsit” untuk membentuk koperasi di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan Ferry saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal pada Kamis (16/7).
Ferry menjelaskan, istilah “wangsit” yang disampaikan Presiden bukan dimaksudkan sebagai sesuatu yang mistis. Menurutnya, gagasan tersebut memiliki landasan historis dan akademis yang merujuk pada Pola Pembangunan Semesta Berencana periode 1947–1959 yang memuat konsep pembangunan berbasis kawasan pedesaan dengan koperasi sebagai instrumen penggerak ekonomi masyarakat. Ia juga menyebut kebijakan tersebut kemudian diwujudkan melalui Instruksi Presiden Nomor 9 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Pernyataan Ferry itu menjadi perhatian publik karena mengungkap proses lahirnya salah satu program prioritas pemerintah, sekaligus menjelaskan bahwa istilah “wangsit” digunakan Presiden sebagai cara menggambarkan munculnya gagasan yang kemudian diklaim diperkuat oleh referensi pembangunan nasional yang telah lama ada.

Komentar
Posting Komentar