Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2026

Tentara Israel Ganggu dan Lakukan Kekerasan Pada Warga Palestina yang Sedang Mengawal Jenazah Saudara Mereka

  Tanyaislamyuk - Warga Palestina berkumpul untuk mengantarkan jenazah saudara mereka yang meninggal akibat serangan Zionis Israel. Mereka hanya ingin menunaikan hak terakhir bagi orang yang mereka cintai:  menyalatkannya, mengantarkannya ke peristirahatan terakhir, dan mengucapkan salam perpisahan. Namun bahkan di tengah suasana duka, ketegangan dan tindakan kekerasan kembali dilaporkan terjadi. Bukankah setiap manusia berhak dihormati, bahkan setelah ia meninggal? Bukankah keluarga yang berduka berhak mendapatkan kesempatan untuk mengucapkan perpisahan dengan tenang? Islam mengajarkan penghormatan terhadap manusia, baik ketika hidup maupun setelah wafat. Semoga Allah menerima para syuhada, menguatkan keluarga yang ditinggalkan, dan menghadirkan keadilan bagi mereka yang tertindas. 🤲💔

Ribuan Massa Demo Minta MBG Dilanjutan dan Koruptor Dihukum Berat

  Tanyaislamyuk - Ribuan massa Aliansi Masyarakat Jakarta Timur menggelar demo di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026), mengusung tema “Lanjutkan MBG dan Tangkap Koruptor”. “MBG ini produk lokal yang sangat the best untuk anak cucu kita ke depan. Pak Prabowo ingin anak Indonesia cerdas, dan ingin negara kita berdiri dengan kaki kita sendiri,” kata salah satu peserta aksi, Grace Srikandi. Dalam pernyataan sikapnya, aliansi juga mendesak pemerintah menindak tegas koruptor yang telah merugikan rakyat. Massa menegaskan yang perlu dibenahi adalah tata kelola program MBG, bukan menghentikan manfaat yang sudah dirasakan masyarakat luas. “Oleh sebab itu, kami dari Aliansi Masyarakat Jakarta Timur yang hadir ini berjumlah 10.000 orang, dengan satu suara dan kompak untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo untuk terus melanjutkan program-program unggulan yang pro-rakyat seperti MBG,” ujar perwakilan aliansi.

Kisah Nenek Kusmayanti, Gagalkan Aksi Perampokan 3,6 Miliar, Sang Nenek Mendapatkan Kompensasi 100 Ribu Dari Sang Pemilik: Alhamdulillah

  Tanyaislamyuk - Nenek Kusmayanti sukses menggagalkan aksi pencurian uang Rp3,6 miliar hanya bermodal teriakan, membuat dua pelaku kabur tunggang-langgang sebelum sempat menikmati hasil kejahatan. Namun yang bikin netizen gagal fokus, sang pahlawan parkiran ini disebut mendapat uang terima kasih Rp100 ribu dari pemilik dana miliaran tersebut.  Nilainya memang tak sebanding dengan uang yang diselamatkan, tapi keberanian Nenek Kusmayanti tetap layak diacungi jempol: sekali teriak, Rp3,6 miliar selamat, dua maling panik, dan satu kabupaten punya cerita baru tentang ‘satpam level legenda’.

Kalau Tuhan Adil, Kenapa Orang Jahat Sering Lebih Berhasi?

  Tanyaislamyuk - Pertanyaan ini bukan hal baru. Sejak ribuan tahun lalu, manusia sudah bergulat dengan kegelisahan yang sama. Di sekitar kita, tak sulit menemukan contoh orang yang suka menipu tetapi kaya raya, koruptor yang hidup mewah, atau mereka yang menghalalkan segala cara demi jabatan dan popularitas. Sebaliknya, ada banyak orang jujur yang harus bekerja keras setiap hari hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Pemandangan seperti inilah yang membuat sebagian orang bertanya-tanya: di mana letak keadilan Tuhan? Kesalahan yang Sering Kita Lakukan: Menyamakan Keberhasilan dengan Kebaikan Banyak orang menganggap kekayaan, jabatan, dan popularitas sebagai bukti bahwa seseorang sedang mendapat "hadiah" dari Tuhan. Padahal belum tentu demikian. Keberhasilan duniawi sering kali hanya menunjukkan bahwa seseorang berhasil mendapatkan apa yang diinginkannya di dunia. Itu tidak otomatis berarti ia benar, mulia, atau dicintai Tuhan. Dalam banyak ajaran agama, kehidupan dunia justru ...

Mempelai Laki-laki Meninggal Dunia H-1 Pernikahan, Lalu Adik Menggantikan Posisi Sang Kakak Jadi Pengantin Pria, Sahkah?

  Tanyaislamyuk - Acara pernikahan yang berlangsung di Desa Tallubanua, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) mendadak viral di media sosial, Senin (15/6/2026). Acara pernikahan harusnya diliputi kebahagiaan itu malah diselimuti tangis duka. Lantaran mempelai laki-laki bernama Suparman meninggal dunia tersengat listrik pada Minggu (14/6/2026) kemarin, sehari sebelum pernikahannya berlangsung. Mempelai perempuan bernama Evi Sahira kekasih korban tak kuasa menahan tangis saat mendengar berita duka itu. Dalam video beredar nampak Evi Sahira memeluk jenazah kekasihnya ini di ruang tamu yang telah dihias acara pernikahan. Pernikahan ini pun tetap dilaksanakan, korban digantikan oleh adik laki-lakinya. Dalam video viral nampak kedua mempelai dipertemukan usai ijab kabul dan duduk bersama. Mempelai perempuan sempat tak sadarkan diri karena tak kuasa menahan tangis. “Iya meninggal dunia calon mempelai pria, tapi saya ditelfon kepala desa setempat, katanya mempelai p...

Rocky Gerung: Yang Tentara Asli Disuruh Masak, Giliran Calon Pegawai SPPG dan Manager Kopdes Disuruh Tentara-tentaraan, Sungguh Negara Yang Ntahlah!

  Tanyaislamyuk - Pengamat politik dan filsuf publik, Rocky Gerung , kembali melontarkan kritik tajam terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilainya penuh paradoks. Dalam sebuah pernyataan yang ramai diperbincangkan publik, Rocky menyoroti fenomena yang menurutnya menunjukkan kebingungan arah kebijakan negara. Menurut Rocky, ada ironi yang sulit dipahami oleh akal sehat. Di satu sisi, anggota TNI yang selama ini dilatih untuk menjaga pertahanan dan keamanan negara justru mendapat tugas-tugas yang jauh dari fungsi utamanya, seperti terlibat dalam urusan dapur umum, distribusi makanan, hingga berbagai program sosial. Namun di sisi lain, calon pegawai program SPPG maupun calon manajer Koperasi Desa Merah Putih justru diwajibkan mengikuti pelatihan yang bernuansa semi-militer atau kedisiplinan ala tentara. "Yang tentara asli disuruh masak, giliran calon pegawai SPPG dan manajer Kopdes disuruh tentara-tentaraan. Sungguh negara yang ntahlah," sindir Rocky. Pernyataan te...

Tahu Gak? Seorang Pria di Aceh Jika 3 Kali Tidak Sholat Jum’at Bakal di Hukum Cambuk

  Tanyaislamyuk - Banyak masyarakat belum mengetahui bahwa kewajiban melaksanakan Shalat Jumat bagi laki-laki Muslim yang memenuhi syarat juga diatur dalam Qanun Aceh. Dalam Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Syariat Islam Bidang Aqidah, Ibadah dan Syi’ar Islam, tepatnya Pasal 21, disebutkan bahwa: “Barang siapa tidak melaksanakan Shalat Jumat tiga kali berturut-turut tanpa uzur syar’i, dapat dikenakan ta’zir berupa hukuman penjara paling lama 6 bulan atau hukuman cambuk di depan umum paling banyak 3 kali.” Ketentuan ini berlaku bagi Muslim yang wajib melaksanakan Shalat Jumat dan meninggalkannya tanpa alasan yang dibenarkan syariat (uzur syar’i), seperti sakit, sedang dalam perjalanan jauh (musafir), atau kondisi lain yang dibenarkan dalam hukum Islam.

Belajar Hukum Agar Kamu Tahu Jika Kontrakan Rusak Siapa Yang Bertanggung Jawab

  Tanyaislamyuk - Jangan Mau Langsung Ganti Rugi! Ternyata Aturan Hukum Ini Mengatur Siapa yang Wajib Bayar Kalau Kontrakan Rusak Bagi Anda yang sedang menyewa rumah atau kontrakan, penting untuk memahami hak dan kewajiban hukum agar tidak mengalami kerugian ketika terjadi kerusakan pada bangunan. Banyak orang mengira bahwa semua kerusakan yang terjadi selama masa sewa otomatis menjadi tanggung jawab penyewa. Padahal, hukum perdata di Indonesia telah mengatur pembagian tanggung jawab secara lebih jelas antara pemilik properti dan penyewa. Berdasarkan ketentuan hukum, penyewa pada dasarnya hanya bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi akibat kelalaian, kesengajaan, atau penggunaan yang tidak semestinya. Sebaliknya, apabila kerusakan terjadi karena usia bangunan, cacat konstruksi, pelapukan alami, atau keadaan di luar kendali penyewa seperti bencana alam, maka tanggung jawab perbaikan berada pada pihak pemilik kontrakan. Pemilik properti memiliki kewajiban untuk menyerahkan dan...

Habib Husein Baagil Tuban: Jika Ada Yang Lengserkan Prabowo, 50 Ribu Jamaah Siap Menghadang!

  Tanyaislamyuk - Nama Habib Husein Baagil dari Tuban menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan pernyataannya terkait dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam video tersebut, Habib Husein Baagil menyatakan siap mengerahkan lebih dari 50 ribu jemaah alias pengikut setianya untuk berangkat ke Jakarta. Langkah itu dikatakan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintahan yang saat ini berkuasa. Ia juga menegaskan komitmennya untuk berada di barisan pendukung pemerintah serta menyatakan kesiapan menghadapi pihak-pihak yang dinilai berupaya mengganggu atau menggulingkan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Diundur! NU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh Pada Besok Hari Rabu, 17 Juni 2026

  Tanyaislamyuk - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Falakiyah resmi mengumumkan bahwa 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Rabu Kliwon, 17 Juni 2026 M, dimulai sejak malam Rabu berdasarkan hasil rukyatul hilal yang dilaksanakan pada Senin, 15 Juni 2026.  Dari seluruh lokasi pemantauan yang dilaporkan, hilal tidak berhasil terlihat sehingga penetapan awal Muharram mengacu pada penyempurnaan bulan Zulhijah. Sebelumnya, telah ditentukan 1 Muharram jatuh pada Hari Selasa, 16 Juni 2026. Namun, hasil pemantauan oleh lembaga NU berbeda.

Saat Raja Abrahah Membawa Pasukan Bergajah Untuk Menyerang Ka’bah, Kok Bisa Ada Gajah di Arab?

  Tanyaislamyuk - Gajah bukan asli Arab, tapi kenapa Abrahah bisa membawa pasukan bergajah menyerang Ka'bah? Dalam sejarah Islam, kisah "Tahun Gajah" begitu terkenal. Tahun itu selalu dikaitkan dengan peristiwa penyerangan Ka'bah yang dilakukan oleh penguasa Yaman, Abrahah. Gajah sendiri bukan hewan yang hidup di wilayah kering seperti Makkah, Madinah, atau sebagian besar Jazirah Arab. Lalu, dari mana sebenarnya gajah-gajah itu berasal? Banyak catatan sejarah menyebutkan Abrahah sebagai tokoh dari Kerajaan Aksum di Afrika Timur (wilayah Ethiopia dan Eritrea sekarang). Pada abad ke-6 M, Aksum memiliki pengaruh besar hingga ke Yaman. Dalam konteks inilah Abrahah kemudian menjadi penguasa di wilayah Yaman. Dari latar belakang tersebut, sangat mungkin gajah yang digunakan Abrahah berasal dari Afrika, yang memang menjadi habitat alami gajah. Selain itu, jaringan kekuasaan dan perdagangan Aksum juga memungkinkan mobilisasi hewan besar seperti gajah untuk kepentingan militer...

Viral! Pria Usia 40 Tahun Nikahi Gadis Usia 18 Tahun Hanya Dengan Mahar Rp100 Ribu

  Tanyaislamyuk - Beda usia 22 tahun, pasangan asal sebuah daerah ini menjadi sorotan setelah resmi menikah dengan mahar sebesar Rp100 ribu. Mempelai pria diketahui berusia 40 tahun, sementara mempelai wanita baru berusia 18 tahun.  Selain usia kedua mempelai, mahar pernikahan yang hanya Rp100 ribu juga menjadi bahan perbincangan warganet.  Meski demikian, pernikahan tersebut disebut berlangsung secara resmi dan mendapat persetujuan dari kedua belah pihak. Di media sosial, kisah pasangan ini menuai beragam tanggapan. Sebagian warganet memberikan dukungan dengan alasan hubungan tersebut dijalani atas dasar saling suka dan kesepakatan bersama. Namun, tidak sedikit pula yang mempertanyakan perbedaan usia 22 tahun di antara keduanya.

Bener Gak? Ketika Semakin Dewasa, Semakin Akrab Dengan Kalimat, “Perbaiki Sholatmu, Maka Allah Akan Perbaiki Hidupmu”

  Tanyaislamyuk - Saat masih muda, banyak orang berpikir bahwa kunci kebahagiaan adalah uang yang banyak, pekerjaan yang mapan, rumah yang besar, atau jabatan yang tinggi. Namun seiring bertambahnya usia, kenyataan hidup sering kali mengajarkan sesuatu yang berbeda. Masalah datang silih berganti. Ada yang diuji dengan ekonomi, kesehatan, keluarga, pekerjaan, hingga ketenangan hati yang terasa semakin sulit didapatkan. Di titik inilah banyak orang mulai akrab dengan sebuah kalimat yang dulu mungkin dianggap biasa saja: "Perbaiki sholatmu, maka Allah akan perbaiki hidupmu." Lalu, benarkah demikian? Sholat Bukan Sekadar Ibadah Ritual Dalam Islam, sholat bukan hanya kewajiban harian. Sholat adalah sarana seorang hamba untuk terhubung langsung dengan Allah SWT. Allah berfirman: "Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar." (QS. Al-Ankabut: 45) Ketika seseorang menjaga sholatnya dengan baik, ia akan lebih berhati-hati dalam bertindak, berbicara, d...

Kenali Erwin, Seorang Driver Ojol Yang Nekat Menyisihkan Upah Hasil Keringatnya Demi Menyekolahkan 150 Anak Jalanan, Dhuafa, dan Anak Yatim dan Piatu

  Tanyaislamyuk - Berhati Malaikat, ojol ini rela menyisihkan penghasilannya demi biayai sekolah 150 anak jalanan, dhuafa dan yatim piatu Kisah inspiratif ini menceritakan tentang Mas Erwin, seorang driver ojek online yang memiliki kepedulian luar biasa terhadap pendidikan anak-anak kurang beruntung. Mas Erwin terpaksa putus sekolah karena masalah ekonomi keluarga. Hal inilah yang memotivasi dirinya agar anak-anak lain tidak mengalami nasib yang sama. ​ Penghasilan yang tidak menentu (seringkali di bawah Rp 100 ribu per hari), ia tetap menyisihkan sebagian pendapatannya untuk menyekolahkan 150 anak (anak jalanan, dhuafa, dan yatim piatu). ​ Ia berjuang bersama teman-temannya melalui wadah KBM (Kelompok Belajar Mengajar). Saat ini, mereka sedang menggalang dukungan publik melalui platform Kitabisa untuk membantu biaya operasional agar anak-anak tersebut dapat terus melanjutkan sekolah.

Nanik Sudaryati: MBG Tidak Bisa Dibubarkan Karena Semua Partai Politik dan TNI Polri Punya Dapur SPPG

  Tanyaislamyuk - Benarkah MBG tidak bisa dihentikan karena partai politik hingga TNI-Polri ikut mengelola dapur SPPG? Jika kabar ini valid, bukankah justru makin mempertegas bahwa orientasi MBG lebih condong ke pembagian proyek? Padahal seharusnya program ini fokus pada perbaikan gizi dan pengentasan stunting. Arah MBG tampaknya sudah jauh menyimpang dari tujuan awalnya. Perhatiannya bukan lagi pada isu gizi dan stunting, melainkan pada pembagian jatah proyek agar bisa dinikmati berbagai pihak. Tak mengherankan bila alokasinya sangat besar, mencapai ratusan triliun rupiah. Dana pajak masyarakat yang nilainya fantastis digelontorkan setiap minggu dan bulan melalui dapur-dapur SPPG. Termasuk pemberian insentif Rp6 juta per hari untuk setiap dapur SPPG. Meski BGN menyebut kebijakan insentif tersebut akan ditinjau ulang, polemik soal transparansi dan prioritas anggaran tetap mengemuka.