Roti Croissant Pakai Toping Mirip Rambut Kemaluan, MUI: Produk Tak Cukup Hanya Halal, Tapi Juga Harus Pantas
Tanyaislamyuk - Sebuah roti croissant dengan bentuk topping yang dinilai menyerupai rambut kemaluan hasil kreasi unik toko roti Sai Wan Bake House di Thailand viral di media sosial dan menjadi perbincangan di kalangan masyarakat.
Menanggapi fenomena tersebut, Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof KH Shofiyullah Muzammil, menegaskan bahwa dalam sebuah produk makanan tidak cukup hanya memenuhi aspek kehalalan, tetapi juga perlu memperhatikan nilai etika, kepatutan, serta tidak menimbulkan kesan yang bertentangan dengan norma di masyarakat.
Melansir Republika, Prof KH Shofiyullah Muzammil, menyatakan kreativitas dalam mengembangkan produk tetap diperbolehkan selama tidak mengandung unsur yang dapat menimbulkan kontroversi atau merendahkan nilai kesopanan.
Status halal suatu makanan memang ditentukan oleh bahan baku, proses produksi, hingga peralatan yang digunakan, tapi harus memenuhi kepantasan dan kepatutan secara adat, tradisi, moral dan ajaran.

Komentar
Posting Komentar