Selain Berkamufalse Jadi Pohon, Calon Manajer Kopdes Juga Dilatih Teknik Bergerak Dengan Senjata Saat Jalani Pelatihan Militer
Tanyaislamyuk - Program Latihan Dasar Militer (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih kembali menjadi sorotan publik.
Kali ini, beredar sejumlah video yang memperlihatkan peserta menjalani latihan movement drill atau teknik bergerak menggunakan senjata, serta latihan kamuflase dengan menutupi tubuh menggunakan dedaunan layaknya prajurit dalam operasi militer.
Rekaman tersebut viral di media sosial dan memicu perdebatan mengenai relevansi materi pelatihan dengan tugas utama para peserta yang nantinya akan mengelola koperasi desa.
Sorotan publik semakin menguat setelah lima peserta SPPI dilaporkan meninggal dunia selama mengikuti rangkaian Latsarmil.
Di media sosial X, banyak warganet mempertanyakan mengapa calon manajer koperasi harus mengikuti latihan taktis seperti penggunaan senjata dan kamuflase, yang dinilai lebih identik dengan pendidikan militer dibanding pelatihan manajemen.
Tak sedikit pula komentar bernada satir dan humor bermunculan, menyebut para peserta sedang "cosplay jadi pohon", sembari mempertanyakan kesesuaian materi tersebut dengan pekerjaan sebagai manajer koperasi atau toko ritel di desa.

Komentar
Posting Komentar