Tanyaislamyuk - Kalau NU punya Banser, Muhammadiyah punya KOKAM.
Namun KOKAM bukan sekadar pasukan berseragam loreng yang identik dengan barisan dan kedisiplinan. Di balik seragam itu, ada sejarah panjang pengabdian untuk umat, persyarikatan, dan bangsa.
KOKAM atau Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah lahir pada 1 Oktober 1965 sebagai respons atas situasi bangsa yang saat itu menghadapi ancaman ideologi komunisme. Sejak awal, KOKAM hadir sebagai wadah kader Pemuda Muhammadiyah yang siap menjaga dakwah, mengawal persyarikatan, dan mengabdi untuk masyarakat.
Seiring perkembangan zaman, peran KOKAM terus berkembang. Tidak hanya mengamankan kegiatan Muhammadiyah, KOKAM juga aktif dalam berbagai aksi kemanusiaan, mulai dari penanganan bencana, distribusi bantuan, evakuasi korban, hingga pelayanan sosial di berbagai daerah.
Di tengah tantangan era digital dan perubahan sosial yang semakin kompleks, KOKAM tetap menjadi ruang pembinaan kader yang melahirkan generasi tangguh, disiplin, berjiwa sosial, dan siap menjadi solusi bagi umat.
Karena sejatinya, militansi KOKAM bukan tentang menunjukkan kekuatan.
Tetapi tentang kesiapan untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan.
Siap siaga untuk umat. Siap mengabdi untuk bangsa.

Komentar
Posting Komentar