Langsung ke konten utama

Ginka Febriyanti Ginting, Eks Relawan Prabowo-Gibran yang Kini Diangkat Jadi Komisaris Termuda PT Pertamina Retail

 

Tanyaislamyuk - Penunjukan Ginka Febriyanti Br Ginting sebagai Komisaris PT Pertamina Retail memicu perbincangan hangat di ruang publik. Perempuan yang baru berusia 27 tahun tersebut diketahui memiliki rekam jejak sebagai Koordinator Nasional BISON, sebuah organisasi relawan yang aktif mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada kontestasi Pilpres 2024 lalu.

Kepastian pengangkatan Ginka terkonfirmasi setelah profil resminya terbit di laman digital Pertamina Retail, anak perusahaan BUMN yang bertanggung jawab mengelola jaringan ribuan SPBU di seluruh Indonesia.

Sorotan terhadap pengangkatan ini kian tajam lantaran nama Ginka Febriyanti sebelumnya sempat mencuat dalam laporan pemeriksaan yang dirilis oleh Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan.

Laporan tersebut berkaitan dengan penyelidikan dugaan penggalangan massa berbayar pada aksi demonstrasi yang berlangsung 28 Agustus 2025. Dalam dokumen investigasi tersebut, Ginka disebut-sebut mengakui telah memberikan instruksi untuk memobilisasi sekitar 70 peserta aksi. Langkah itu didukung pengondisian dana operasional sebesar Rp9,3 juta yang dialokasikan untuk imbalan massa serta pemenuhan kebutuhan logistik di lapangan.

Hingga saat ini, proses penunjukan posisi strategis tersebut dinilai minim keterbukaan karena belum ada keterangan resmi dari pihak Kementerian BUMN maupun Pertamina terkait kriteria khusus serta pertimbangan kompetensi yang mendasari keputusan tersebut.

“Transparansi pengisian jabatan di anak perusahaan plat merah harus diuji secara objektif agar tidak terkesan sekadar bagi-bagi jatah politik pasca pemilu,” tulis salah satu netizen di kolom komentar platform X.

Warganet di berbagai platform digital turut mempersoalkan latar belakang Ginka yang dinilai belum memiliki rekam jejak linier di sektor industri energi maupun pengalaman manajerial korporasi skala besar. Dinamika ini memicu perdebatan serius mengenai penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta profesionalisme dalam jajaran direksi dan komisaris badan usaha milik negara.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dengan Mata Melotot, Pria Bali ini Melarang Umat Islam Merayakan Takbiran di Bali Saat Nyepi

  Tanyaislamyuk - Viral di media sosial, seorang pria Bali bernama Hercules meminta umat Islam melaksanakan takbiran di rumah saat Hari Raya Nyepi. Dengan nada tegas, ia menilai takbiran di luar rumah berpotensi mengganggu kekhusyukan umat Hindu saat menjalankan Nyepi. Video tersebut memicu pro dan kontra di kalangan warganet. Sementara itu, Kementerian Agama Republik Indonesia telah mengeluarkan panduan khusus jika Nyepi bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Bali. Takbiran diperbolehkan di masjid atau mushola terdekat dengan berjalan kaki, tanpa pengeras suara, petasan, atau bunyi-bunyian, dan berlangsung pukul 18.00–21.00 WITA. Perbedaan keyakinan adalah kenyataan di Indonesia. Jika semua pihak bisa saling menahan diri dan menghormati kesepakatan bersama, keharmonisan justru bisa semakin kuat.

Dunia Baru Saja Diguncang Kabar Netanyahu Tewas, Kini Foto Jasadnya Saat Dievakuasi Mulai Beredar

  Tanyaislamyuk - Dunia diguncang kabar bahwa Benjamin Netanyahu tewas setelah serangan besar menghantam wilayah Israel. Tak lama setelah kabar itu menyebar, muncul foto yang diklaim memperlihatkan proses evakuasi jasadnya. Namun hingga kini belum ada kemunculan Netanyahu di publik untuk membantah rumor tersebut. Kita tunggu saja kemunculannya di publik. Semenjak kabar ia mati oleh rudal Iran beredar, dia belum tampil di depan publik. Tapi bisa saja kematiannya memang tidak akan pernah dipublikasikan. Dan yang muncul nanti hanyalah “Netanyahu” baru dengan berbagai keanehan fisiknya. Mungkin saat ini sedang dilakukan audisi untuk mencari sosok yang mirip. Dunia hanya bisa menunggu… atau mungkin sedang menyaksikan sandiwara besar. Menurut kalian ini benar atau hanya sandiwara politik? Tulis pendapat kalian di komentar. Kalau kabar ini benar, apa dampaknya bagi Israel dan Iran?

Ternyata Indonesia Hanya Dijadikan ATM Bagi Industri Religi di Arab Saudi

Indonesia itu ATM Industri Religi di Arab Saudi,  Tapi Timbal Baliknya Sangat Miris. Jutaan umat Islam Indonesia berangkat ke Tanah Suci setiap tahun. Mereka datang dengan niat ibadah, pulang dengan doa. Namun tanpa disadari, di balik kesalehan itu Indonesia sedang menjalankan peran lain: menjadi ATM raksasa industri religi Arab Saudi. Uang mengalir deras. Sangat deras. Tapi penghormatan, pelayanan, dan posisi tawar? Justru terasa kering dan memprihatinkan. Umat Datang Membawa Devisa, Pulang Membawa Keluhan Biaya haji dan umrah dari Indonesia menyumbang puluhan triliun rupiah setiap tahun bagi Arab Saudi. Hotel mewah penuh oleh jemaah Indonesia, maskapai hidup dari jamaah Indonesia, katering dan transportasi berputar karena jamaah Indonesia. Namun anehnya, jamaah terbesar di dunia ini justru: - Harus antre 20–40 tahun - Ditempatkan di hotel jauh - Berdesakan ekstrem - Lanjut usia dipaksa bertahan di tengah sistem yang kejam Indonesia menyumbang paling banyak, tapi sering mendapat p...