Langsung ke konten utama

Ratusan Pekerja Tempat Hiburan Malam Membagikan 1500 Paket Takjil Gratis, Wujud Rasa Syukur dan Kepedulian

 

Tanyaislamyuk - Sekitar 100 pekerja tempat hiburan malam (THM) dari wilayah Madiun, Ngawi, dan Caruban yang tergabung dalam New Radifa Karaoke, menggelar aksi sosial dengan membagikan 1.500 paket takjil. Kegiatan ini berlangsung di sepanjang Jalan Basuki Rahmat, Kota Madiun, pada bulan Ramadan 1447 Hijriah.


Aksi berbagi ini dilaksanakan menjelang waktu berbuka puasa. Para pekerja, termasuk staf hingga pemandu lagu, turun langsung ke tepi jalan untuk membagikan paket makanan dan minuman kepada pengendara serta pejalan kaki yang melintas. Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari masyarakat sekitar.

Wujud Rasa Syukur dan Kepedulian

Koordinator kegiatan, Yenti Nurul Kholifah, mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan karyawan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Kegiatan ini kami lakukan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian kepada masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para pengguna jalan yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba,” ujar Yenti.

Ia menambahkan, pembagian takjil ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai empati kepada seluruh karyawan dari berbagai daerah.

Melalui kegiatan ini, Yenti berharap seluruh karyawan memiliki jiwa sosial yang tinggi dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. Menurutnya, keterlibatan aktif para pekerja THM dalam agenda keagamaan diharapkan dapat memberikan sudut pandang positif di mata publik.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kami juga bisa berperan aktif dalam kegiatan sosial, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh di kalangan rekan-rekan pekerja,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung tertib ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan tanpa memandang latar belakang profesi.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dengan Mata Melotot, Pria Bali ini Melarang Umat Islam Merayakan Takbiran di Bali Saat Nyepi

  Tanyaislamyuk - Viral di media sosial, seorang pria Bali bernama Hercules meminta umat Islam melaksanakan takbiran di rumah saat Hari Raya Nyepi. Dengan nada tegas, ia menilai takbiran di luar rumah berpotensi mengganggu kekhusyukan umat Hindu saat menjalankan Nyepi. Video tersebut memicu pro dan kontra di kalangan warganet. Sementara itu, Kementerian Agama Republik Indonesia telah mengeluarkan panduan khusus jika Nyepi bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Bali. Takbiran diperbolehkan di masjid atau mushola terdekat dengan berjalan kaki, tanpa pengeras suara, petasan, atau bunyi-bunyian, dan berlangsung pukul 18.00–21.00 WITA. Perbedaan keyakinan adalah kenyataan di Indonesia. Jika semua pihak bisa saling menahan diri dan menghormati kesepakatan bersama, keharmonisan justru bisa semakin kuat.

Dunia Baru Saja Diguncang Kabar Netanyahu Tewas, Kini Foto Jasadnya Saat Dievakuasi Mulai Beredar

  Tanyaislamyuk - Dunia diguncang kabar bahwa Benjamin Netanyahu tewas setelah serangan besar menghantam wilayah Israel. Tak lama setelah kabar itu menyebar, muncul foto yang diklaim memperlihatkan proses evakuasi jasadnya. Namun hingga kini belum ada kemunculan Netanyahu di publik untuk membantah rumor tersebut. Kita tunggu saja kemunculannya di publik. Semenjak kabar ia mati oleh rudal Iran beredar, dia belum tampil di depan publik. Tapi bisa saja kematiannya memang tidak akan pernah dipublikasikan. Dan yang muncul nanti hanyalah “Netanyahu” baru dengan berbagai keanehan fisiknya. Mungkin saat ini sedang dilakukan audisi untuk mencari sosok yang mirip. Dunia hanya bisa menunggu… atau mungkin sedang menyaksikan sandiwara besar. Menurut kalian ini benar atau hanya sandiwara politik? Tulis pendapat kalian di komentar. Kalau kabar ini benar, apa dampaknya bagi Israel dan Iran?

Ternyata Indonesia Hanya Dijadikan ATM Bagi Industri Religi di Arab Saudi

Indonesia itu ATM Industri Religi di Arab Saudi,  Tapi Timbal Baliknya Sangat Miris. Jutaan umat Islam Indonesia berangkat ke Tanah Suci setiap tahun. Mereka datang dengan niat ibadah, pulang dengan doa. Namun tanpa disadari, di balik kesalehan itu Indonesia sedang menjalankan peran lain: menjadi ATM raksasa industri religi Arab Saudi. Uang mengalir deras. Sangat deras. Tapi penghormatan, pelayanan, dan posisi tawar? Justru terasa kering dan memprihatinkan. Umat Datang Membawa Devisa, Pulang Membawa Keluhan Biaya haji dan umrah dari Indonesia menyumbang puluhan triliun rupiah setiap tahun bagi Arab Saudi. Hotel mewah penuh oleh jemaah Indonesia, maskapai hidup dari jamaah Indonesia, katering dan transportasi berputar karena jamaah Indonesia. Namun anehnya, jamaah terbesar di dunia ini justru: - Harus antre 20–40 tahun - Ditempatkan di hotel jauh - Berdesakan ekstrem - Lanjut usia dipaksa bertahan di tengah sistem yang kejam Indonesia menyumbang paling banyak, tapi sering mendapat p...