Langsung ke konten utama

Heboh! Bukan War Takjil atau War Baju Lebaran, Tapi War Sidang Cerai Lagi Ramai di Surabaya Menjelang Lebaran

 

Tanyaislamyuk - Media sosial kembali dihebohkan dengan sebuah video viral yang memperlihatkan antrean panjang puluhan orang di sebuah ruangan.

Sekilas, suasananya terlihat seperti keramaian menjelang Lebaran  mulai dari antre beli takjil hingga rebutan diskon baju baru.

Namun kenyataannya jauh berbeda. Kerumunan itu ternyata merupakan antrean sidang di Pengadilan Agama.

Video tersebut dibagikan akun Tiktok @zakariawanda_lawyer, menampilkan ruang tunggu yang penuh sesak oleh masyarakat yang duduk maupun berdiri menunggu giliran.

Jumlahnya begitu banyak hingga terlihat seperti ratusan orang.

Yang membuat warganet terkejut, sebagian besar bukan pasangan muda, melainkan bapak-bapak dan ibu-ibu berusia matang dengan wajah lelah menanti panggilan sidang.
Perekam menyebut momen itu terasa kontras dengan suasana Ramadan yang identik dengan kebersamaan keluarga.

Menjelang Idul Fitri, waktu yang seharusnya diisi dengan persiapan mudik, silaturahmi, dan saling memaafkan, justru dipenuhi antrean panjang urusan rumah tangga di depan hakim.

Video tersebut langsung memicu beragam komentar. Banyak netizen mengaku kaget melihat antrean sebesar itu.

Ada yang menyindir bahwa jumlah janda dan duda bisa meningkat jika semua yang hadir benar-benar mengurus perceraian.

Sebagian lain menyebut antrean itu lebih heboh dari war baju lebaran.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dengan Mata Melotot, Pria Bali ini Melarang Umat Islam Merayakan Takbiran di Bali Saat Nyepi

  Tanyaislamyuk - Viral di media sosial, seorang pria Bali bernama Hercules meminta umat Islam melaksanakan takbiran di rumah saat Hari Raya Nyepi. Dengan nada tegas, ia menilai takbiran di luar rumah berpotensi mengganggu kekhusyukan umat Hindu saat menjalankan Nyepi. Video tersebut memicu pro dan kontra di kalangan warganet. Sementara itu, Kementerian Agama Republik Indonesia telah mengeluarkan panduan khusus jika Nyepi bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Bali. Takbiran diperbolehkan di masjid atau mushola terdekat dengan berjalan kaki, tanpa pengeras suara, petasan, atau bunyi-bunyian, dan berlangsung pukul 18.00–21.00 WITA. Perbedaan keyakinan adalah kenyataan di Indonesia. Jika semua pihak bisa saling menahan diri dan menghormati kesepakatan bersama, keharmonisan justru bisa semakin kuat.

Dunia Baru Saja Diguncang Kabar Netanyahu Tewas, Kini Foto Jasadnya Saat Dievakuasi Mulai Beredar

  Tanyaislamyuk - Dunia diguncang kabar bahwa Benjamin Netanyahu tewas setelah serangan besar menghantam wilayah Israel. Tak lama setelah kabar itu menyebar, muncul foto yang diklaim memperlihatkan proses evakuasi jasadnya. Namun hingga kini belum ada kemunculan Netanyahu di publik untuk membantah rumor tersebut. Kita tunggu saja kemunculannya di publik. Semenjak kabar ia mati oleh rudal Iran beredar, dia belum tampil di depan publik. Tapi bisa saja kematiannya memang tidak akan pernah dipublikasikan. Dan yang muncul nanti hanyalah “Netanyahu” baru dengan berbagai keanehan fisiknya. Mungkin saat ini sedang dilakukan audisi untuk mencari sosok yang mirip. Dunia hanya bisa menunggu… atau mungkin sedang menyaksikan sandiwara besar. Menurut kalian ini benar atau hanya sandiwara politik? Tulis pendapat kalian di komentar. Kalau kabar ini benar, apa dampaknya bagi Israel dan Iran?

Ternyata Indonesia Hanya Dijadikan ATM Bagi Industri Religi di Arab Saudi

Indonesia itu ATM Industri Religi di Arab Saudi,  Tapi Timbal Baliknya Sangat Miris. Jutaan umat Islam Indonesia berangkat ke Tanah Suci setiap tahun. Mereka datang dengan niat ibadah, pulang dengan doa. Namun tanpa disadari, di balik kesalehan itu Indonesia sedang menjalankan peran lain: menjadi ATM raksasa industri religi Arab Saudi. Uang mengalir deras. Sangat deras. Tapi penghormatan, pelayanan, dan posisi tawar? Justru terasa kering dan memprihatinkan. Umat Datang Membawa Devisa, Pulang Membawa Keluhan Biaya haji dan umrah dari Indonesia menyumbang puluhan triliun rupiah setiap tahun bagi Arab Saudi. Hotel mewah penuh oleh jemaah Indonesia, maskapai hidup dari jamaah Indonesia, katering dan transportasi berputar karena jamaah Indonesia. Namun anehnya, jamaah terbesar di dunia ini justru: - Harus antre 20–40 tahun - Ditempatkan di hotel jauh - Berdesakan ekstrem - Lanjut usia dipaksa bertahan di tengah sistem yang kejam Indonesia menyumbang paling banyak, tapi sering mendapat p...