Langsung ke konten utama

Habib Bahar bin Smith Cucu Nabi Muhammad Tegaskan Tidak Takut Hukuman 16 Tahun Karena Merupakan Resiko Dakwah Dalam Mewarisi keilmuan Rasulullah

 

Tanyaislamyuk - Nama Habib Bahar bin Smith kembali menjadi sorotan publik. Ulama yang dikenal lantang dan tanpa kompromi itu menegaskan dirinya tidak gentar menghadapi ancaman hukuman hingga 16 tahun penjara, yang menurutnya merupakan risiko dakwah bagi mereka yang mewarisi keilmuan dan perjuangan Rasulullah SAW.

Dalam berbagai kesempatan, Habib Bahar menyampaikan bahwa jalan dakwah tidak pernah sepi dari ujian, tekanan, bahkan kriminalisasi. Ia menilai, apa yang dialaminya saat ini hanyalah bagian kecil dari penderitaan para nabi dan ulama terdahulu.

“Kalau takut penjara, jangan berdakwah. Para nabi lebih berat ujiannya,” tegas Habib Bahar dalam pernyataannya yang beredar luas di media sosial.

Dakwah dan Risiko Perjuangan

Habib Bahar menegaskan bahwa warisan Rasulullah bukanlah kekuasaan atau harta, melainkan ilmu, keberanian menyampaikan kebenaran, dan keteguhan sikap terhadap kezaliman. Oleh karena itu, ia menganggap konsekuensi hukum yang menimpanya sebagai harga yang harus dibayar oleh seorang pendakwah.

Menurutnya, sejak awal sejarah Islam, para pewaris nabi—ulama dan dai—kerap menjadi sasaran tekanan penguasa ketika suara mereka dianggap mengganggu kepentingan tertentu.

“Kalau dakwah tidak ada risikonya, berarti ada yang salah,” ujarnya.

Respons Publik Terbelah

Pernyataan Habib Bahar ini menuai reaksi beragam dari masyarakat. Pendukungnya menilai ia sebagai simbol keberanian dan konsistensi dalam menyuarakan kebenaran. Mereka menyebut Habib Bahar sebagai ulama yang berani menanggung risiko demi prinsip.

Namun di sisi lain, kritik juga berdatangan. Sebagian pihak menilai bahwa hukum tetap harus ditegakkan dan tidak bisa dibungkus dengan dalih dakwah. Perdebatan pun semakin panas di ruang publik, terutama di media sosial.

“Penjara Tidak Bisa Membungkam Dakwah”

Habib Bahar menegaskan bahwa penjara bukanlah akhir dari perjuangan. Menurutnya, dakwah tidak bergantung pada kebebasan fisik semata, melainkan pada keyakinan dan keteguhan hati.

“Penjara bisa mengurung badan, tapi tidak bisa membungkam kebenaran,” katanya.

Pernyataan tersebut kembali menguatkan citra Habib Bahar sebagai figur kontroversial yang tidak pernah mundur meski berada di bawah tekanan berat.


 


Komentar

  1. Saya rasa gak ada yg salah dengan pernyataan beliau
    Dengan berdakwah akan dipenjara
    Apa salahnya berdakwah itu kan bagus dan seluruh ummat Islam di anjurkan untuk berdakwah

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dengan Mata Melotot, Pria Bali ini Melarang Umat Islam Merayakan Takbiran di Bali Saat Nyepi

  Tanyaislamyuk - Viral di media sosial, seorang pria Bali bernama Hercules meminta umat Islam melaksanakan takbiran di rumah saat Hari Raya Nyepi. Dengan nada tegas, ia menilai takbiran di luar rumah berpotensi mengganggu kekhusyukan umat Hindu saat menjalankan Nyepi. Video tersebut memicu pro dan kontra di kalangan warganet. Sementara itu, Kementerian Agama Republik Indonesia telah mengeluarkan panduan khusus jika Nyepi bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Bali. Takbiran diperbolehkan di masjid atau mushola terdekat dengan berjalan kaki, tanpa pengeras suara, petasan, atau bunyi-bunyian, dan berlangsung pukul 18.00–21.00 WITA. Perbedaan keyakinan adalah kenyataan di Indonesia. Jika semua pihak bisa saling menahan diri dan menghormati kesepakatan bersama, keharmonisan justru bisa semakin kuat.

Dunia Baru Saja Diguncang Kabar Netanyahu Tewas, Kini Foto Jasadnya Saat Dievakuasi Mulai Beredar

  Tanyaislamyuk - Dunia diguncang kabar bahwa Benjamin Netanyahu tewas setelah serangan besar menghantam wilayah Israel. Tak lama setelah kabar itu menyebar, muncul foto yang diklaim memperlihatkan proses evakuasi jasadnya. Namun hingga kini belum ada kemunculan Netanyahu di publik untuk membantah rumor tersebut. Kita tunggu saja kemunculannya di publik. Semenjak kabar ia mati oleh rudal Iran beredar, dia belum tampil di depan publik. Tapi bisa saja kematiannya memang tidak akan pernah dipublikasikan. Dan yang muncul nanti hanyalah “Netanyahu” baru dengan berbagai keanehan fisiknya. Mungkin saat ini sedang dilakukan audisi untuk mencari sosok yang mirip. Dunia hanya bisa menunggu… atau mungkin sedang menyaksikan sandiwara besar. Menurut kalian ini benar atau hanya sandiwara politik? Tulis pendapat kalian di komentar. Kalau kabar ini benar, apa dampaknya bagi Israel dan Iran?

Kenapa Orang yang Paling Religius Pun Bisa Bercerai? Al-Quran Menyebut Satu Hal yang Sering Terlewat!

  Tanyaislamyuk - Kesalahan adalah pintu masuk yang indah, tapi tanpa satu ilmu ini, pintu itu tidak selalu membawa ke tempat yang seharusnya. Mereka sholat tahajud Bersama, hapal ayat-ayat tentang keluarga, dan dikenal sebagai pasangan yang religius. Lalu, mereka bercerai. Dan semua orang bertanya: " Bagaimana bisa ?". Tapi pertanyaan yang lebih penting justru tidak pernah diajukan: Apakah kesalahan tanpa satu hal ini cukup untuk menyelamatkan sebuah pernikahan?. Al-Quran menyebutnya dengan jelas, tapi hamper tidak pernah ada yang membahasnya. Kita diajarkan banyak hal sebelum menikah. Kewajiban istri, hak suami, dan rukun nikah. Tapi ada satu hal yang hamper tidak pernah diajarkan yang justru Allah sebut sebagai pondasi dari segalanya. Surah At-Thalaq ayat 2, diantara ayat-ayat tentang perceraian, Allah menyisipkan: " Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar ". Takwa. Bukan hanya ritual. Takwa yang hidup di dalam keputusa...