Tanyaislamyuk - Pernyataan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman soal potensi dampak global kembali jadi sorotan. Ia menyinggung isu penutupan Selat Hormuz oleh Iran, yang selama ini dikenal sebagai salah satu jalur vital distribusi energi dunia.
Namun menurut Amran, Indonesia juga memiliki “senjata” ekonomi yang tak kalah besar. Ia menyebut, jika Indonesia menghentikan ekspor minyak sawit ke pasar global, dampaknya bisa jauh lebih luas. Bahkan, ia mengibaratkan kondisi tersebut sebagai “kiamat” bagi pasar dunia.
Pernyataan itu merujuk pada posisi Indonesia sebagai produsen sekaligus eksportir utama minyak sawit global. Komoditas ini menjadi bahan baku penting untuk berbagai kebutuhan, mulai dari industri makanan, kosmetik, hingga energi terbarukan di banyak negara.
Jika ekspor benar-benar dihentikan, rantai pasok global berpotensi terganggu, harga melonjak, dan sejumlah industri di berbagai negara bisa terdampak signifikan.

Komentar
Posting Komentar