Tanyaislamyuk - Momen Idul Fitri yang seharusnya menjadi waktu penuh haru dan kebersamaan berubah menjadi kesedihan bagi sebagian warga di Gaza.
Dalam laporan yang beredar, sejumlah tentara Israel terlihat mengusir warga yang hendak berziarah ke makam keluarga pada pagi hari raya. Area pemakaman dijaga ketat dengan aparat bersenjata lengkap, dan warga yang datang diminta untuk kembali tanpa diperbolehkan masuk.
Akibatnya, banyak warga terpaksa membatalkan niat berdoa dan mengenang keluarga yang telah wafat, meskipun tradisi ziarah menjadi bagian penting dalam perayaan Idul Fitri.
Peristiwa ini kembali menyoroti situasi kemanusiaan di wilayah Gaza, di mana aktivitas sipil, termasuk tradisi keagamaan, kerap terdampak oleh kondisi keamanan yang tegang.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait kebijakan pembatasan tersebut.

Komentar
Posting Komentar