Tanyaislamyuk - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya menyatakan terdapat bukti kuat bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah tewas, sebelum Presiden AS Donald Trump mengumumkannya melalui Truth Social. Klaim tersebut muncul di tengah ofensif besar Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran, termasuk pengeboman kompleks kediaman Khamenei di Teheran. Namun, pemerintah Iran membantah laporan tersebut dan menyebutnya sebagai informasi yang tidak benar.
Di tengah eskalasi itu, media sosial diramaikan kabar bahwa Netanyahu meninggalkan Israel dan terbang ke Yunani. Sejumlah akun tak terverifikasi mengklaim pesawat resmi perdana menteri, “Wing of Zion”, terlihat terbang berputar di lepas pantai Israel sebelum menuju Eropa. Namun, penelusuran data penerbangan menunjukkan pesawat dengan registrasi 4X-ISR—Boeing 767-338ER yang digunakan Netanyahu—tercatat lepas landas dari Beersheba dan mendarat di Berlin pada 28 Februari. Tidak ada konfirmasi resmi apakah Netanyahu berada di dalam pesawat tersebut.
Meski demikian, tidak ada agenda kunjungan resmi Netanyahu ke Jerman yang diumumkan. Beberapa klaim di media sosial menyebut ia “melarikan diri”, tetapi sejauh ini tidak ada bukti terverifikasi yang mendukung tuduhan tersebut. Sejumlah laporan media internasional juga menyebut Netanyahu masih aktif memberikan pernyataan dari Israel. Situasi ini menambah ketidakpastian di tengah konflik yang terus berkembang antara Israel dan Iran, sementara berbagai klaim yang beredar masih menunggu klarifikasi resmi.

Komentar
Posting Komentar