Langsung ke konten utama

Tawaf di Puser Bumi yang Dikeramatkan di Gunung Jati. Sebuah Ritual Kesyirikan!

 

Tanyaislamyuk - Thawaf adalah ibadah mahdhah yang tidak boleh dipersembahkan kecuali kepada Allah dan tidak boleh dilakukan kecuali di Ka‘bah. Ia bukan sekadar tradisi atau bentuk penghormatan, tetapi ibadah yang berdiri di atas tauhid.

Allah Ta’ala berfirman:
“Dan hendaklah mereka melakukan thawaf di sekeliling rumah yang tua itu (Ka‘bah).”
(QS. Al-Hajj: 29)

Berkata Ibnu Taimiyah rahimahullah dalam Majmu‘ al-Fatawa:
“Barangsiapa bertawaf di kuburan para nabi atau orang shalih, maka itu termasuk kemungkaran yang besar. Bahkan thawaf adalah ibadah seperti shalat, tidak boleh dipalingkan kecuali kepada Allah.”

Beliau juga menyatakan secara tegas bahwa:
“Tidak boleh thawaf kecuali di Ka‘bah. Barangsiapa menjadikan selain Ka‘bah sebagai tempat thawaf, maka ia telah membuat syariat baru dalam agama yang tidak diizinkan Allah.”

Jika thawaf itu dilakukan sebagai bentuk taqarrub (pendekatan diri) kepada penghuni kubur atau dengan keyakinan tempat tersebut memiliki kekhususan gaib, maka menurut beliau itu adalah kesyirikan.

Berkata ibn al-Qayyim rahimahullah dalam Ighatsatul Lahfan, bahwa setan menghias-hiasi ibadah di kuburan dengan bentuk-bentuk ritual seperti thawaf, Istighatsah, Nadzar, sembelihan. Beliau menyebutnya sebagai jenis peribadatan kepada selain Allah.
Dalam manhaj salaf berlaku kaidah:
“Setiap ibadah yang dipalingkan kepada selain Allah adalah syirik.”
Thawaf adalah ibadah. Jika thawaf dilakukan Untuk mendekatkan diri kepada selain Allah,
Berkeyakinan bahwa tempat yang di thawafi membawa berkah, berharap tempat yang di thawafi menjadi sebab terkabulnya hajat.
Maka itu termasuk syirik akbar, karena telah memberikan bentuk ibadah kepada selain Allah.

“Dan janganlah engkau berdoa kepada selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat dan tidak pula memberi mudarat kepadamu.”
(QS. Yunus: 106)

Maka, apa yang dilakukan orang-orang dalam video ini adalah perbuatan yang haram. Jika terpenuhi unsur-unsur kesyirikan Akbar didalam ritualnya, maka mereka keluar dari Islam.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dengan Mata Melotot, Pria Bali ini Melarang Umat Islam Merayakan Takbiran di Bali Saat Nyepi

  Tanyaislamyuk - Viral di media sosial, seorang pria Bali bernama Hercules meminta umat Islam melaksanakan takbiran di rumah saat Hari Raya Nyepi. Dengan nada tegas, ia menilai takbiran di luar rumah berpotensi mengganggu kekhusyukan umat Hindu saat menjalankan Nyepi. Video tersebut memicu pro dan kontra di kalangan warganet. Sementara itu, Kementerian Agama Republik Indonesia telah mengeluarkan panduan khusus jika Nyepi bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Bali. Takbiran diperbolehkan di masjid atau mushola terdekat dengan berjalan kaki, tanpa pengeras suara, petasan, atau bunyi-bunyian, dan berlangsung pukul 18.00–21.00 WITA. Perbedaan keyakinan adalah kenyataan di Indonesia. Jika semua pihak bisa saling menahan diri dan menghormati kesepakatan bersama, keharmonisan justru bisa semakin kuat.

Dunia Baru Saja Diguncang Kabar Netanyahu Tewas, Kini Foto Jasadnya Saat Dievakuasi Mulai Beredar

  Tanyaislamyuk - Dunia diguncang kabar bahwa Benjamin Netanyahu tewas setelah serangan besar menghantam wilayah Israel. Tak lama setelah kabar itu menyebar, muncul foto yang diklaim memperlihatkan proses evakuasi jasadnya. Namun hingga kini belum ada kemunculan Netanyahu di publik untuk membantah rumor tersebut. Kita tunggu saja kemunculannya di publik. Semenjak kabar ia mati oleh rudal Iran beredar, dia belum tampil di depan publik. Tapi bisa saja kematiannya memang tidak akan pernah dipublikasikan. Dan yang muncul nanti hanyalah “Netanyahu” baru dengan berbagai keanehan fisiknya. Mungkin saat ini sedang dilakukan audisi untuk mencari sosok yang mirip. Dunia hanya bisa menunggu… atau mungkin sedang menyaksikan sandiwara besar. Menurut kalian ini benar atau hanya sandiwara politik? Tulis pendapat kalian di komentar. Kalau kabar ini benar, apa dampaknya bagi Israel dan Iran?

Kenapa Orang yang Paling Religius Pun Bisa Bercerai? Al-Quran Menyebut Satu Hal yang Sering Terlewat!

  Tanyaislamyuk - Kesalahan adalah pintu masuk yang indah, tapi tanpa satu ilmu ini, pintu itu tidak selalu membawa ke tempat yang seharusnya. Mereka sholat tahajud Bersama, hapal ayat-ayat tentang keluarga, dan dikenal sebagai pasangan yang religius. Lalu, mereka bercerai. Dan semua orang bertanya: " Bagaimana bisa ?". Tapi pertanyaan yang lebih penting justru tidak pernah diajukan: Apakah kesalahan tanpa satu hal ini cukup untuk menyelamatkan sebuah pernikahan?. Al-Quran menyebutnya dengan jelas, tapi hamper tidak pernah ada yang membahasnya. Kita diajarkan banyak hal sebelum menikah. Kewajiban istri, hak suami, dan rukun nikah. Tapi ada satu hal yang hamper tidak pernah diajarkan yang justru Allah sebut sebagai pondasi dari segalanya. Surah At-Thalaq ayat 2, diantara ayat-ayat tentang perceraian, Allah menyisipkan: " Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar ". Takwa. Bukan hanya ritual. Takwa yang hidup di dalam keputusa...