Seorang Ibu Tak Terima Anaknya Dihukum Usai Merokok di Pesantren, Ancam Dengan Sebut Suaminya Seorang Polisi
Tanyaislamyuk - Sanksi disiplin di sebuah pesantren memicu protes dari orang tua santri setelah seorang siswa dicukur gundul karena kedapatan berulang kali merokok di lingkungan sekolah. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai bentuk penegakan aturan larangan merokok yang berlaku bagi seluruh santri tanpa pengecualian.
Pihak pesantren melalui perwakilannya menegaskan bahwa tindakan itu diberikan karena pelanggaran dilakukan lebih dari satu kali. Mereka menyebut hukuman cukur rambut sebagai langkah pembinaan agar siswa jera dan lebih disiplin. Pesantren juga menyatakan bahwa orang tua dipersilakan memindahkan anaknya jika tidak sepakat dengan aturan yang telah ditetapkan.
Meski demikian, sang ibu menilai sanksi tersebut terlalu berat dan tidak sebanding dengan kesalahan yang dilakukan. Ia meminta pihak sekolah mempertimbangkan kembali keputusan itu. Peristiwa ini pun memicu perdebatan mengenai batas kewenangan lembaga pendidikan dalam menjatuhkan hukuman serta pendekatan yang tepat dalam mendidik siswa.

Komentar
Posting Komentar