Ribuan Pelajar di Papua Tengah Protes & Demo Tolak Makan Bergizi Gratis: Kami Lebih Membutuhkan Pendidikan Gratis!
Tanyaislamyuk - Dengan mengenakan seragam SD, SMP, dan SMA, para pelajar berjalan dari Lapangan Sepakbola Tomas Adii Waghete sekitar pukul 09.30 WIT menuju kantor bupati.
Wartawan Abeth You yang melaporkan untuk BBC News Indonesia dari Deiyai menyebut personel kepolisian mengawal para pelajar yang melakukan long march.
Sesampainya di kantor bupati, para pelajar menyuarakan aspirasi mereka.
"Kami pelajar siswa-siswi kabupaten Deiyai dengan tegas menolak makanan bergizi gratis MBG di Kabupaten Deiyai. Setuju?" pekik Yohanes Koutoki, yang berorasi di halaman pemerintah kabupaten.
"Setuju!" seru para siswa menyambut pernyataan Yohanes.
Yohanes juga menyerukan penolakan terhadap pemangkasan anggaran oleh pemerintah pusat, yang menurutnya, bisa berdampak kepada para pelajar di Deiyai.
Pemkab Deiyai menunggu 'lembaga baru'
Aksi para pelajar ini diterima Sekretaris Daerah Kabupaten, Melianus Pakage.
Ia mengatakan bahwa aspirasi para pelajar dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah.
"Kita pahami sama-sama baik oleh pemerintah juga oleh masyarakat, itu persoalan antara pemerintah dengan kebutuhan masyarakat. Ini yang mungkin harus jadi landasan pemikiran ke depan," kata Melianus di depan para siswa.
Melianus menjelaskan bahwa pemerintah daerah tak bisa begitu saja menghapus MBG karena itu adalah program pemerintah pusat.

Komentar
Posting Komentar