Langsung ke konten utama

Menyadari Banyak Yang Tidak Suka Pada Dirinya, Presiden Prabowo Tantang Haters Untuk Bertarung di Pilpres 2029

 

Tanyaislamyuk - Presiden Prabowo Subianto menyentil pihak yang sukanya menjelekkan bangsa. Prabowo mempersilakan pihak itu bertarung dengannya di 2029.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam taklimatnya di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Prabowo mengingatkan jangan sampai merusak bangsa hanya karena tidak suka dengan segelintir orang.

Prabowo kemudian membicarakan soal demo. Prabowo menyentil pihak yang sukanya menunggangi demonstrasi demi mengharapkan kerusuhan. 

Ketua Umum Partai Gerindra itu meyakini kelompok ini dikendalikan kekuatan asing. Prabowo yakin dan mengaku punya bukti atas ucapannya.

“Jadi kelompok-kelompok ini sadar atau tidak sadar saya yakin mereka dikendalikan oleh kekuatan asing, yakin saya. Yakin saya dan saya punya bukti. Dan saya mengimbau mereka, hai, hai warga negara Indonesia, apakah kau tidak kasihan sama rakyatmu,” ujar Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto menantang pihak-pihak yang tidak menyukainya untuk beradu secara demokratis pada Pilpres 2029, alih-alih menggerakkan demonstrasi yang berujung kerusuhan. 

Dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Bogor, Prabowo menegaskan bahwa demonstrasi adalah hak warga negara, namun aksi yang sengaja diarahkan pada kekerasan justru membahayakan kepentingan bangsa dan merugikan rakyat luas.

Ia menyoroti tindakan anarkistis seperti pembakaran dan penggunaan bom molotov sebagai tindak pidana yang tidak bisa ditoleransi karena berdampak langsung pada stabilitas keamanan, iklim investasi, dan penciptaan lapangan kerja. 

Prabowo juga mengklaim adanya indikasi keterlibatan kekuatan asing di balik dorongan aksi destruktif tersebut, meski tanpa merinci bukti. Di akhir pernyataannya, ia mengajak publik menilai secara objektif capaian pemerintah yang disebutnya nyata dan bukan sekadar janji.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dengan Mata Melotot, Pria Bali ini Melarang Umat Islam Merayakan Takbiran di Bali Saat Nyepi

  Tanyaislamyuk - Viral di media sosial, seorang pria Bali bernama Hercules meminta umat Islam melaksanakan takbiran di rumah saat Hari Raya Nyepi. Dengan nada tegas, ia menilai takbiran di luar rumah berpotensi mengganggu kekhusyukan umat Hindu saat menjalankan Nyepi. Video tersebut memicu pro dan kontra di kalangan warganet. Sementara itu, Kementerian Agama Republik Indonesia telah mengeluarkan panduan khusus jika Nyepi bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Bali. Takbiran diperbolehkan di masjid atau mushola terdekat dengan berjalan kaki, tanpa pengeras suara, petasan, atau bunyi-bunyian, dan berlangsung pukul 18.00–21.00 WITA. Perbedaan keyakinan adalah kenyataan di Indonesia. Jika semua pihak bisa saling menahan diri dan menghormati kesepakatan bersama, keharmonisan justru bisa semakin kuat.

Dunia Baru Saja Diguncang Kabar Netanyahu Tewas, Kini Foto Jasadnya Saat Dievakuasi Mulai Beredar

  Tanyaislamyuk - Dunia diguncang kabar bahwa Benjamin Netanyahu tewas setelah serangan besar menghantam wilayah Israel. Tak lama setelah kabar itu menyebar, muncul foto yang diklaim memperlihatkan proses evakuasi jasadnya. Namun hingga kini belum ada kemunculan Netanyahu di publik untuk membantah rumor tersebut. Kita tunggu saja kemunculannya di publik. Semenjak kabar ia mati oleh rudal Iran beredar, dia belum tampil di depan publik. Tapi bisa saja kematiannya memang tidak akan pernah dipublikasikan. Dan yang muncul nanti hanyalah “Netanyahu” baru dengan berbagai keanehan fisiknya. Mungkin saat ini sedang dilakukan audisi untuk mencari sosok yang mirip. Dunia hanya bisa menunggu… atau mungkin sedang menyaksikan sandiwara besar. Menurut kalian ini benar atau hanya sandiwara politik? Tulis pendapat kalian di komentar. Kalau kabar ini benar, apa dampaknya bagi Israel dan Iran?

Kenapa Orang yang Paling Religius Pun Bisa Bercerai? Al-Quran Menyebut Satu Hal yang Sering Terlewat!

  Tanyaislamyuk - Kesalahan adalah pintu masuk yang indah, tapi tanpa satu ilmu ini, pintu itu tidak selalu membawa ke tempat yang seharusnya. Mereka sholat tahajud Bersama, hapal ayat-ayat tentang keluarga, dan dikenal sebagai pasangan yang religius. Lalu, mereka bercerai. Dan semua orang bertanya: " Bagaimana bisa ?". Tapi pertanyaan yang lebih penting justru tidak pernah diajukan: Apakah kesalahan tanpa satu hal ini cukup untuk menyelamatkan sebuah pernikahan?. Al-Quran menyebutnya dengan jelas, tapi hamper tidak pernah ada yang membahasnya. Kita diajarkan banyak hal sebelum menikah. Kewajiban istri, hak suami, dan rukun nikah. Tapi ada satu hal yang hamper tidak pernah diajarkan yang justru Allah sebut sebagai pondasi dari segalanya. Surah At-Thalaq ayat 2, diantara ayat-ayat tentang perceraian, Allah menyisipkan: " Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar ". Takwa. Bukan hanya ritual. Takwa yang hidup di dalam keputusa...