Menteri Kesehatan Ingatkan Perempuan: Jangan Pernah Mau Sama Cowok Perokok. Agama pun Mengharamkan Rokok
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, minta perempuan jangan dekati laki-laki perokok. Ia menilai, laki-laki perokok bisa membawa dampak buruk pada kesehatan pasangan.
"Untuk para perempuan, jauhi cowok perokok. Jangan pernah mau sama cowok perokok. Ini red flag besar," ujar Budi Gunadi dalam dikutip dari Reels Instagram @bgsadikin, Selasa (13/1).
Kendati yang merokok adalah pasangan, kata Budi, tubuh perempuan tetap menanggung dampak buruk dari paparan asap rokok. Budi mengungkap rokok bisa menempel di udara, pakaian, rambut, bahkan kulit.
"Asap rokok itu bisa masuk ke tubuh tanpa disadari dan membuat kamu menjadi perokok pasif," jelasnya.
Budi mengungkap, perempuan yang menjadi perokok pasif menyimpan risiko 40% lebih tinggi terkena kanker payudara. Bukan hanya itu, risiko terkena kanker serviks juga meningkat dibanding perempuan yang tidak terpapar asap rokok.
"Begitu jadi perokok pasif, risiko kanker payudara dan kanker serviks naik 40%. Dua kanker ini bisa cepat menggerogoti tubuh, membuat aktivitas harian kita jadi sulit, bahkan mendekatkan kita pada kematian," kata Budi.
Hukum merokok dalam Islam
Hukum merokok dalam Islam mayoritas ulama kontemporer dan ormas Islam (seperti Muhammadiyah dan MUI dalam kondisi tertentu) mengharamkannya, berdasarkan dalil bahaya kesehatan (mudharat) bagi diri dan orang lain, serta pemborosan harta (QS. Al-Baqarah: 195, QS. Al-Isra': 26-27). Sebagian pandangan lain, terutama NU dan pandangan klasik, menghukumi makruh, meskipun cenderung ke haram jika membahayakan.
.jpg)

Komentar
Posting Komentar