Tanyaislamyuk - Insiden pawai Takbiran WNI di Jepang bermula saat sekelompok Warga Negara Indonesia (WNI) melakukan pawai keliling sambil mengumandangkan takbir di area permukiman Jepang pada waktu tengah malam. Aksi ini divideokan dan menjadi viral di berbagai platform media sosial seperti X dan Instagram.
Video-video tersebut menunjukkan iring-iringan orang yang berjalan sambil berseru di lingkungan yang seharusnya tenang di malam hari, yang sangat bertentangan dengan etika dan norma sosial Jepang yang menjunjung tinggi ketenangan dan privasi, terutama pada jam istirahat malam.
Menanggapi video viral dan keluhan dari warga lokal Jepang, beberapa WNI yang tinggal di sana, termasuk YouTuber Neo Japan (Dian Kusuma), ikut angkat bicara dan menyuarakan keprihatinan mereka. Mereka menjelaskan betapa seriusnya pelanggaran norma sosial ini di mata masyarakat Jepang, di mana kebisingan malam hari dapat dianggap sebagai gangguan serius yang bisa berujung pada laporan polisi atau masalah hukum yang lebih besar.
Kejadian ini menambah daftar insiden perilaku oknum WNI yang dianggap kurang tertib di Jepang. Akibatnya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka mengeluarkan imbauan umum yang ditujukan kepada seluruh WNI untuk senantiasa menghormati budaya lokal, menjaga etika bertetangga, dan mematuhi hukum yang berlaku di Jepang demi menjaga nama baik Indonesia.

Komentar
Posting Komentar