Langsung ke konten utama

Sah! Kemenhan Angkat Vokalis Band Letto dan Anak Hotman Paris Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional

 

Tanyaislamyuk - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) kembali menjadi sorotan publik setelah mengangkat vokalis band Letto serta putra pengacara kondang Hotman Paris Hutapea sebagai tenaga ahli di Dewan Pertahanan Nasional. Langkah ini memicu perdebatan luas di tengah masyarakat, khususnya terkait transparansi, kompetensi, dan urgensi pengangkatan figur publik non-militer dalam sektor strategis pertahanan negara.

Dewan Pertahanan Nasional merupakan lembaga strategis yang berfungsi memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden terkait kebijakan pertahanan negara. Posisi tenaga ahli di dalamnya dinilai krusial karena berkaitan langsung dengan isu kedaulatan, keamanan nasional, geopolitik, hingga ancaman global.

Pengangkatan vokalis band Letto—yang dikenal luas sebagai musisi dan intelektual publik—dianggap sebagian pihak sebagai upaya menghadirkan perspektif non-konvensional dalam perumusan kebijakan pertahanan. Sosok ini dikenal aktif dalam diskursus sosial, filsafat, dan kebangsaan, meski tidak memiliki latar belakang militer atau pertahanan secara formal.

Sementara itu, pengangkatan anak Hotman Paris Hutapea juga menuai perhatian. Sebagai figur yang memiliki latar belakang hukum dan berasal dari keluarga elit profesional, kehadirannya dinilai sebagian kalangan berpotensi memperkuat aspek legal dan tata kelola kebijakan pertahanan. Namun, tak sedikit pula yang mempertanyakan apakah pengangkatan tersebut murni berbasis kompetensi atau lebih karena faktor kedekatan dan popularitas.

Di media sosial, reaksi publik terbelah. Sebagian mendukung langkah Kemenhan dengan alasan pertahanan modern membutuhkan pendekatan multidisipliner, tidak melulu militeristik. Namun, kritik tajam juga bermunculan. Banyak warganet mempertanyakan nasib para akademisi, pakar pertahanan, dan purnawirawan TNI yang dinilai lebih relevan tetapi jarang mendapat sorotan atau kesempatan serupa.

Hingga kini, Kemenhan belum memberikan penjelasan rinci ke publik terkait indikator penilaian, ruang lingkup tugas, serta mekanisme seleksi tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional tersebut. Minimnya keterbukaan ini justru memperkuat spekulasi dan kritik soal akuntabilitas.

Pengangkatan figur publik dalam struktur strategis negara bukan hal baru, namun tetap menuntut transparansi tinggi. Publik menanti pembuktian: apakah keputusan ini benar-benar membawa nilai tambah bagi pertahanan negara, atau justru memperpanjang daftar kebijakan elitis yang jauh dari rasa keadilan dan profesionalisme.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dengan Mata Melotot, Pria Bali ini Melarang Umat Islam Merayakan Takbiran di Bali Saat Nyepi

  Tanyaislamyuk - Viral di media sosial, seorang pria Bali bernama Hercules meminta umat Islam melaksanakan takbiran di rumah saat Hari Raya Nyepi. Dengan nada tegas, ia menilai takbiran di luar rumah berpotensi mengganggu kekhusyukan umat Hindu saat menjalankan Nyepi. Video tersebut memicu pro dan kontra di kalangan warganet. Sementara itu, Kementerian Agama Republik Indonesia telah mengeluarkan panduan khusus jika Nyepi bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Bali. Takbiran diperbolehkan di masjid atau mushola terdekat dengan berjalan kaki, tanpa pengeras suara, petasan, atau bunyi-bunyian, dan berlangsung pukul 18.00–21.00 WITA. Perbedaan keyakinan adalah kenyataan di Indonesia. Jika semua pihak bisa saling menahan diri dan menghormati kesepakatan bersama, keharmonisan justru bisa semakin kuat.

Dunia Baru Saja Diguncang Kabar Netanyahu Tewas, Kini Foto Jasadnya Saat Dievakuasi Mulai Beredar

  Tanyaislamyuk - Dunia diguncang kabar bahwa Benjamin Netanyahu tewas setelah serangan besar menghantam wilayah Israel. Tak lama setelah kabar itu menyebar, muncul foto yang diklaim memperlihatkan proses evakuasi jasadnya. Namun hingga kini belum ada kemunculan Netanyahu di publik untuk membantah rumor tersebut. Kita tunggu saja kemunculannya di publik. Semenjak kabar ia mati oleh rudal Iran beredar, dia belum tampil di depan publik. Tapi bisa saja kematiannya memang tidak akan pernah dipublikasikan. Dan yang muncul nanti hanyalah “Netanyahu” baru dengan berbagai keanehan fisiknya. Mungkin saat ini sedang dilakukan audisi untuk mencari sosok yang mirip. Dunia hanya bisa menunggu… atau mungkin sedang menyaksikan sandiwara besar. Menurut kalian ini benar atau hanya sandiwara politik? Tulis pendapat kalian di komentar. Kalau kabar ini benar, apa dampaknya bagi Israel dan Iran?

Kenapa Orang yang Paling Religius Pun Bisa Bercerai? Al-Quran Menyebut Satu Hal yang Sering Terlewat!

  Tanyaislamyuk - Kesalahan adalah pintu masuk yang indah, tapi tanpa satu ilmu ini, pintu itu tidak selalu membawa ke tempat yang seharusnya. Mereka sholat tahajud Bersama, hapal ayat-ayat tentang keluarga, dan dikenal sebagai pasangan yang religius. Lalu, mereka bercerai. Dan semua orang bertanya: " Bagaimana bisa ?". Tapi pertanyaan yang lebih penting justru tidak pernah diajukan: Apakah kesalahan tanpa satu hal ini cukup untuk menyelamatkan sebuah pernikahan?. Al-Quran menyebutnya dengan jelas, tapi hamper tidak pernah ada yang membahasnya. Kita diajarkan banyak hal sebelum menikah. Kewajiban istri, hak suami, dan rukun nikah. Tapi ada satu hal yang hamper tidak pernah diajarkan yang justru Allah sebut sebagai pondasi dari segalanya. Surah At-Thalaq ayat 2, diantara ayat-ayat tentang perceraian, Allah menyisipkan: " Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar ". Takwa. Bukan hanya ritual. Takwa yang hidup di dalam keputusa...