Tanyaislamyuk - Pernyataan Presiden Terpilih Prabowo Subianto kembali memantik kontroversi publik. Dalam sebuah forum internasional yang membahas konflik Timur Tengah, Prabowo menyebut bahwa keamanan Israel harus dijamin sebagai salah satu syarat terciptanya perdamaian di kawasan tersebut.
Pernyataan itu sontak menuai reaksi keras, khususnya dari kalangan umat Islam di Indonesia yang selama ini konsisten mendukung perjuangan Palestina.
Salah satu respons paling tajam datang dari Ustadz Felix Siauw. Melalui akun media sosialnya, Felix tak menahan kritik dan menyebut pernyataan tersebut sebagai sesuatu yang “menjijikkan”.
“Menjijikkan banget. Saat rakyat Palestina dibantai, dijajah, dan dirampas tanahnya, yang justru dibicarakan adalah jaminan keamanan penjajah,” tulis Ustadz Felix.
Menurut Felix, narasi “keamanan Israel” sering kali digunakan untuk melegitimasi kekerasan dan agresi militer terhadap warga sipil Palestina. Ia menilai pernyataan semacam itu tidak sensitif terhadap penderitaan rakyat Palestina yang telah berlangsung puluhan tahun.
“Keamanan siapa yang dimaksud? Penjajah yang setiap hari membombardir rumah sakit, masjid, dan anak-anak?” lanjutnya.
Di media sosial, pernyataan Prabowo tersebut langsung menjadi trending topic. Banyak warganet menilai sikap itu bertentangan dengan sejarah panjang diplomasi Indonesia yang sejak awal secara tegas menolak penjajahan Israel atas Palestina.
Sejumlah pengamat juga mengingatkan bahwa Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel dan secara konstitusional menolak segala bentuk penjajahan, sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Prabowo belum memberikan klarifikasi lanjutan terkait kritik yang disampaikan Ustadz Felix dan gelombang penolakan dari publik.
Kontroversi ini kembali menegaskan bahwa isu Palestina–Israel bukan sekadar konflik geopolitik, melainkan persoalan moral, kemanusiaan, dan ideologis yang sangat sensitif bagi rakyat Indonesia.

Komentar
Posting Komentar