Langsung ke konten utama

Gagal Padi, Terbitlah Sawit! Ambisi Food Estate di Papua Selatan: 2,29 Juta Hektar Hutan Diubah Demi B50

 

Tanyaislamyuk - Pernah bayangin nggak, cara paling gampang buat ngilangin istilah "penebangan hutan" adalah dengan ganti arti kata di kamus? Itulah yang terjadi sekarang. Sawit resmi disebut sebagai "pohon", jadi kalau hutan dibabat buat sawit, pemerintah bisa klaim nggak ada deforestasi. Jenius atau miris?

Di Papua Selatan, ambisi swasembada pangan seluas 2,29 juta hektar lagi jalan tanpa rem. Ribuan ekskavator dikirim buat ubah rawa jadi sawah, tapi alam nggak bisa didikte. Padi gagal tumbuh, dan solusinya? Tanam sawit buat kejar target Biofuel B50.
2.000 eskavator dikirim oleh pengusaha Haji Islam ke Distrik Wanam sebelum kajian lingkungan terbit. Hasilnya? Mesin-mesin dari Cina itu tak berdaya mengubah rawa menjadi sawah. Ribuan alat berat kini menjadi rongsokan saksi biru kegagalan.

Ini bukan pertama kalinya. Ingat "Food Estate" singkong di Kalimantan Tengah yang gagal total tapi tetap diklaim sukses di panggung debat? Sekarang, skenario yang sama lagi diputar di Papua. Hutan adat dibabat, ekosistem hancur, dan masyarakat lokal kehilangan ruang hidup demi ambisi jadi "Macan Asia".

Swasembada pangan itu penting, tapi kalau caranya cuma "Gagal Padi Tumbuh Sawit", ini namanya bukan ketahanan pangan, tapi ekspansi perkebunan berkedok lumbung rakyat. Jangan sampai kita kenyang energi, tapi lapar keadilan bagi warga Papua dan alamnya.

Menurut kalian, apakah wajar mengubah definisi kata 'Sawit' di kamus cuma buat menghindari kritik soal deforestasi? Dan apakah ambisi B50 sebanding dengan hilangnya jutaan hektar hutan asli Papua? Sampaikan suara kalian! 👇

Jangan biarkan Papua hanya jadi ladang eksperimen yang gagal.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dengan Mata Melotot, Pria Bali ini Melarang Umat Islam Merayakan Takbiran di Bali Saat Nyepi

  Tanyaislamyuk - Viral di media sosial, seorang pria Bali bernama Hercules meminta umat Islam melaksanakan takbiran di rumah saat Hari Raya Nyepi. Dengan nada tegas, ia menilai takbiran di luar rumah berpotensi mengganggu kekhusyukan umat Hindu saat menjalankan Nyepi. Video tersebut memicu pro dan kontra di kalangan warganet. Sementara itu, Kementerian Agama Republik Indonesia telah mengeluarkan panduan khusus jika Nyepi bertepatan dengan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Bali. Takbiran diperbolehkan di masjid atau mushola terdekat dengan berjalan kaki, tanpa pengeras suara, petasan, atau bunyi-bunyian, dan berlangsung pukul 18.00–21.00 WITA. Perbedaan keyakinan adalah kenyataan di Indonesia. Jika semua pihak bisa saling menahan diri dan menghormati kesepakatan bersama, keharmonisan justru bisa semakin kuat.

Dunia Baru Saja Diguncang Kabar Netanyahu Tewas, Kini Foto Jasadnya Saat Dievakuasi Mulai Beredar

  Tanyaislamyuk - Dunia diguncang kabar bahwa Benjamin Netanyahu tewas setelah serangan besar menghantam wilayah Israel. Tak lama setelah kabar itu menyebar, muncul foto yang diklaim memperlihatkan proses evakuasi jasadnya. Namun hingga kini belum ada kemunculan Netanyahu di publik untuk membantah rumor tersebut. Kita tunggu saja kemunculannya di publik. Semenjak kabar ia mati oleh rudal Iran beredar, dia belum tampil di depan publik. Tapi bisa saja kematiannya memang tidak akan pernah dipublikasikan. Dan yang muncul nanti hanyalah “Netanyahu” baru dengan berbagai keanehan fisiknya. Mungkin saat ini sedang dilakukan audisi untuk mencari sosok yang mirip. Dunia hanya bisa menunggu… atau mungkin sedang menyaksikan sandiwara besar. Menurut kalian ini benar atau hanya sandiwara politik? Tulis pendapat kalian di komentar. Kalau kabar ini benar, apa dampaknya bagi Israel dan Iran?

Ternyata Indonesia Hanya Dijadikan ATM Bagi Industri Religi di Arab Saudi

Indonesia itu ATM Industri Religi di Arab Saudi,  Tapi Timbal Baliknya Sangat Miris. Jutaan umat Islam Indonesia berangkat ke Tanah Suci setiap tahun. Mereka datang dengan niat ibadah, pulang dengan doa. Namun tanpa disadari, di balik kesalehan itu Indonesia sedang menjalankan peran lain: menjadi ATM raksasa industri religi Arab Saudi. Uang mengalir deras. Sangat deras. Tapi penghormatan, pelayanan, dan posisi tawar? Justru terasa kering dan memprihatinkan. Umat Datang Membawa Devisa, Pulang Membawa Keluhan Biaya haji dan umrah dari Indonesia menyumbang puluhan triliun rupiah setiap tahun bagi Arab Saudi. Hotel mewah penuh oleh jemaah Indonesia, maskapai hidup dari jamaah Indonesia, katering dan transportasi berputar karena jamaah Indonesia. Namun anehnya, jamaah terbesar di dunia ini justru: - Harus antre 20–40 tahun - Ditempatkan di hotel jauh - Berdesakan ekstrem - Lanjut usia dipaksa bertahan di tengah sistem yang kejam Indonesia menyumbang paling banyak, tapi sering mendapat p...