Tanyaislamyuk - Platform media sosial milik keturunan Palestina, UpScrolled, berhasil menyalip Instagram dan menjadi aplikasi nomor satu di App Store.
Popularitas UpScrolled melonjak seiring bermasalahnya TikTok di Amerika Serikat. Banyak pengguna TikTok berbondong-bondong berpindah, hingga lonjakan pengguna baru sempat membuat server UpScrolled tumbang.
Sosok pendirinya, Issam Hikazi, turut jadi sorotan. Pria berdarah Palestina, Yordania, dan Australia ini pernah berkarier di IBM dan Oracle. Ia mulai mengembangkan UpScrolled pada 2023, berangkat dari kegelisahannya terhadap maraknya misinformasi dan praktik moderasi yang tidak adil.
UpScrolled membawa janji “no censorship, no shadowban, no agenda”, dengan peluang tampil yang setara bagi semua unggahan—kecuali konten yang melanggar hukum, mengandung ujaran kebencian, atau perundungan.
Di tengah keresahan publik terhadap platform besar, UpScrolled kini dilihat sebagai alternatif baru yang lebih adil dan memberi ruang bagi suara-suara yang selama ini terpinggirkan.
Menurut kalian, apakah UpScrolled bisa menjadi masa depan media sosial?


Komentar
Posting Komentar