Langsung ke konten utama

Postingan

Komnas Perempuan di Rapat DPR Tegaskan: Poligami Bukanlah Perintah Dalam Al-Quran!

  Tanyaislamyuk - Dalam forum pembahasan RUU Hukum Perdata Internasional (HPI) di DPR, Komnas Perempuan mengajukan sejumlah kritik, terutama terkait pengaturan isu perkawinan. Lembaga ini menilai rancangan beleid tersebut belum sepenuhnya mengakomodasi keberlakuan hukum Indonesia dalam ranah perdata lintas negara. Fokus perhatian turut diarahkan pada praktik poligami dalam perspektif keislaman. Ketua Komnas Perempuan, Maria Ulfah Anshor, menekankan bahwa tujuan pernikahan dalam Islam adalah membangun keluarga yang sakinah, sebagaimana termuat dalam Surah Ar-Rum ayat 21. Ia menilai kondisi tersebut sulit dicapai apabila dalam satu pernikahan terdapat lebih dari satu pasangan. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Surah An-Nisa ayat 3 tidak dimaksudkan sebagai perintah untuk berpoligami. “Ayat itu lebih bersifat penjelasan dengan syarat keadilan, bukan instruksi,” ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa monogami dinilai sebagai bentuk perkawinan yang paling mendukung terciptanya keharmonisa...
Postingan terbaru

Mekkah Akhirnya Bakal Punya Bandara Sendiri, Umrah dan Haji Kini Lebih Dekat

Tanyaislamyuk - Mekkah, kota suci ummat Islam yang berada di Arab Saudi, akhirnya akan memiliki bandara sendiri. Selama ini, ummat Islam yang akan melaksanakan ibadah umrah harus mendarat di bandara di kota sekitar, termasuk di Madinah dan Jeddah.  Menurut seorang pejabat, rencana pembangunan bandara dan sistem metro di Makkah sedang berlangsung, seiring dengan kemajuan besar dalam peningkatan transportasi dan infrastruktur kota tersebut. Mengutip Saudi Gazette, CEO Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat-Tempat Suci, Saleh Al-Rasheed, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Harvard Business Review bahwa sudah ada persetujuan untuk pembangunan bandara di Mekkah sesuai standar global, agar bisa melayani jutaan jamaah.  Al-Rasheed menambahkan, pihaknya akan bekerja sama dengan sektor swasta untuk mengembangkan model investasi yang sesuai tanpa memengaruhi kelayakan bandara di kota-kota tetangga. Dia mengatakan studi kelayakan dan desain awal untuk Metro Makkah juga telah s...

Jika Mengkritik MBG Sama Dengan Menentang HAM, Lalu 28 Ribu Kasus Keracunan MBG Disebut Apa?

  Tanyaislamyuk - Isu program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik. Di satu sisi, program ini dipuji sebagai langkah progresif dalam menjamin hak dasar masyarakat, khususnya anak-anak, untuk mendapatkan asupan gizi yang layak. Namun di sisi lain, muncul kritik tajam terkait pelaksanaannya—terutama setelah mencuatnya ribuan kasus dugaan keracunan yang dikaitkan dengan program tersebut. Narasi yang berkembang belakangan ini cukup menggelitik: mengkritik MBG dianggap sama dengan menentang Hak Asasi Manusia (HAM). Logika ini kemudian memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat—jika kritik disamakan dengan penolakan terhadap HAM, lalu bagaimana seharusnya publik memandang puluhan ribu kasus keracunan yang terjadi? Berdasarkan berbagai laporan yang beredar, disebutkan bahwa jumlah kasus keracunan yang diduga berkaitan dengan distribusi makanan dalam program MBG mencapai angka yang tidak sedikit, bahkan menyentuh puluhan ribu. Meski angka ini masih memerlukan ve...

Ironis! Bantuan Susu Gratis Untuk Masyarakat Justru Dijadikan Ladang Bisnis, Terpampang Jelas Diperjualbelikan di Toko

  Tanyaislamyuk - Sebuah unggahan dari akun Threads @ anggimurjon mendadak viral dan menyita perhatian publik setelah memperlihatkan temuan "Susu Sekolah" bertuliskan "Susu Gratis Program MBG" yang diduga diperjualbelikan di sebuah toko. Dalam unggahannya, tampak jelas kemasan susu dengan peringatan merah "Tidak Untuk Diperjualbelikan" tersebut justru terpajang rapi di rak lengkap dengan harga Rp 4.000 per kotak. Hal ini sontak membuat sang pemilik akun kaget dan memicu pertanyaan besar terkait bagaimana produk program bantuan pemerintah bisa diduga bocor ke pasaran. ​Isu ini pun semakin memanas di kolom komentar setelah warganet menyoroti dugaan kualitas dan rumor monopoli produk tersebut. Berdasarkan pengakuan beberapa netizen yang mengecek komposisi kemasan, susu MBG itu diduga hanya mengandung 30% susu dan didominasi oleh air. Lebih mengejutkan lagi, beredar rumor dari warganet bahwa produk yang diduga milik sebuah brand besar ini awalnya ditargetkan u...

82,9% Anak Muda Dukung KHGT Muhammadiyah, Karena Tak Mau Ribet Penentuan Lebaran Mendatang

  Tanyaislamyuk - Pusat Studi Kebijakan Publik (PSKP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merilis temuan Laporan Survei Nasional “Muhammadiyah di Mata Anak Muda” pada Senin (30/3). Salah satu temuan survei menyebut bahwa sebanyak 82,9% dari 758 responden pemuda usia 17-40 tahun setuju dengan gagasan dan program Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) inisiasi Muhammadiyah, yang juga digunakan untuk penentuan awal Ramadhan dan Idul Fitri. Kepala PSKP UAD, Azaki Khoirudin, menjelaskan bahwa berdasarkan data ada sebanyak 82,9% responden setuju, 11,7% tidak tahu, dan hanya 5,4% tidak setuju. “Angka ‘tidak tahu’ lebih besar dari penolak menunjukkan tantangan Muhammadiyah adalah edukasi, bukan penolakan,” katanya. “Anak muda mungkin sudah resah dengan debat penentuan lebaran tiap tahun. Survei PSKP membuktikan bahwa 82% sudah ‘move on’ dan dukung penuh KHGT. Tantangan terbesar bukan mereka yang tolak, tapi yang belum tahu,” tegas Azaki. Pendekatan KHGT Muhammadiyah yang padukan dalil agama dan...

Pangeran Arab Saudi Tegaskan Salafi-Wahabi Bukan Aliran Istimewa

  Tanyaislamyuk - Pernyataan Mohammed bin Salman ini terdengar sederhana, tetapi implikasinya merobohkan fondasi lama yang selama puluhan tahun nyaris tak tersentuh kritik. Dengan menegaskan bahwa Muhammad bin Abdul Wahhab “bukan nabi” dan “hanya seorang ulama di antara banyak ulama lain”, MbS secara tidak langsung sedang membongkar ideologi yang selama ini ditempatkan seolah-olah sakral dan tak boleh diperdebatkan. Ini bukan sekadar klarifikasi teologis—ini adalah demitologisasi. Sebuah upaya membongkar aura absolutisme yang selama ini mengelilingi warisan Wahabisme dalam struktur kekuasaan Saudi. Lebih jauh, ketika ia menegaskan bahwa “tak boleh ada satu pun pihak yang memaksakan ajaran mereka sebagai satu-satunya paham”, pesan itu bukan netral. Itu adalah kritik terbuka terhadap praktik lama—di mana satu tafsir agama dijadikan standar tunggal negara, dan segala perbedaan dianggap penyimpangan. Di titik ini, pernyataan MbS bisa dibaca sebagai sinyal pergeseran besar: dari negara ...

Bandingkan Dengan Iran, Menteri Pertanian: Kita Tutup Ekspor Sawit, Kiamat Dunia

  Tanyaislamyuk - Pernyataan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman soal potensi dampak global kembali jadi sorotan. Ia menyinggung isu penutupan Selat Hormuz oleh Iran, yang selama ini dikenal sebagai salah satu jalur vital distribusi energi dunia. Namun menurut Amran, Indonesia juga memiliki “senjata” ekonomi yang tak kalah besar. Ia menyebut, jika Indonesia menghentikan ekspor minyak sawit ke pasar global, dampaknya bisa jauh lebih luas. Bahkan, ia mengibaratkan kondisi tersebut sebagai “kiamat” bagi pasar dunia. Pernyataan itu merujuk pada posisi Indonesia sebagai produsen sekaligus eksportir utama minyak sawit global. Komoditas ini menjadi bahan baku penting untuk berbagai kebutuhan, mulai dari industri makanan, kosmetik, hingga energi terbarukan di banyak negara. Jika ekspor benar-benar dihentikan, rantai pasok global berpotensi terganggu, harga melonjak, dan sejumlah industri di berbagai negara bisa terdampak signifikan.

Indonesia, Negara Paling Religius di Dunia Namun Tingkat Korupsi Tinggi, Ada Yang Salah?

  Tanyaislamyuk - Indonesia kerap disebut sebagai salah satu negara paling religius di dunia. Hampir di setiap sudut kehidupan, nilai-nilai agama hadir begitu kuat—mulai dari aktivitas sehari-hari, perayaan keagamaan, hingga identitas sosial masyarakat. Namun di sisi lain, realitas yang terjadi justru memunculkan ironi: tingkat korupsi di Indonesia masih tergolong tinggi dan terus menjadi masalah serius yang belum terselesaikan. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar: bagaimana mungkin masyarakat yang dikenal religius justru hidup berdampingan dengan praktik korupsi yang mengakar? Religiusitas yang Tampak di Permukaan Secara kasat mata, kehidupan beragama di Indonesia sangat hidup. Rumah ibadah ramai, kegiatan keagamaan marak, dan simbol-simbol religius mudah ditemukan di ruang publik. Banyak pejabat publik bahkan secara terbuka menunjukkan identitas keagamaannya sebagai bagian dari citra diri. Namun, religiusitas yang terlihat ini seringkali lebih bersifat simb...

Bukan Prabowo, Dubes Iran Temui Jokowi Bahas Dampak Perang AS-Israel Hingga Kenang Ali Khamenei

  Tanyaislamyuk - Duta Besar Republik Islam Iran Mohammad Boroujerdi menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto di Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026). Dalam kunjungannya, Mohammad Boroujerdi membahas perkembangan terkini di Timur Tengah bersama Jokowi dan Ardianto. Informasi tersebut sebagaimana disampaikan akun resmi media sosial Kedutaan Besar Iran di Jakarta, @iraninindonesia, pada Rabu (1/4/2026). "Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak bertukar pandangan mengenai perkembangan kawasan, situasi terkini yang timbul akibat perang yang dipaksakan terhadap Republik Islam Iran, serta dampak kemanusiaan dan ekonomi yang ditimbulkannya," tulis akun @iraninindonesia. Di samping itu, Jokowi menyampaikan rasa simpati kepada rakyat Iran serta menyatakan dukungan dirinya dan rakyat Indonesia terhadap keteguhan dan perlawanan pemerintah dan rakyat Iran dalam mempertahankan kedaulatan nasional, keutuhan wilayah, dan keamanan negara mereka. "...

Menghebohkan! Seorang Dukun Ajarkan Mantra Tak Senonoh Hingga Tirukan Gerakan Salat

  Tanyaislamyuk - Viral seorang dukun di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan aksi pengobatan dengan gerakan menyerupai salat sambil membaca mantra. Dalam dukun abal-abal bernama Risal berdiri di depan baskom berisi air lalu meniru gerakan salam ke kanan dan kiri sambil terus membaca mantra. Setelah itu, dia mengangkat tangannya yang menyerupai takbir dan melakukan gerakan seperti rukuk. Kasat Reskrim Polres Sinjai, Iptu Adi Asrul, mengatakan pihaknya akan berencana memanggil Risal untuk dimintai keterangan. "Kami akan melakukan monitoring dan pengawasan terkait video viral itu dan menjadwalkan pemeriksaan yang bersangkutan," kata Adi, Senin (30/3). Adi menerangkan bahwa kejadian video viral tersebut di Desa Era Baru yang telah terjadi beberapa hari lalu. "Tapi, untuk memastikan kejadiannya itu, saya undang yang bersangkutan. Saya sudah komunikasi dan minta bikin video klarifikasi soal video itu," ungkapnya. Selain itu, Risal disebut mengajarkan man...